Breaking News:

Kebebasan Berdemokrasi di Riau Menurun Pada Saat Momen Pilkada

Kebebasan berdemokrasi di Riau menurun pada saat momen Pilkada, sehingga menjadi sorotan ahli.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Kebebasan berdemokrasi di Riau menurun pada saat momen Pilkada, sehingga menjadi sorotan ahli. Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolkam) melakukan sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Riau, diketahui untuk Indeks Demokrasi Indonesia mengalami fluktuatif, biasanya terjadi penurunan kebebasan Demokrasi saat momen Pilkada. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebebasan ber demokrasi di Riau menurun pada saat momen Pilkada, sehingga menjadi sorotan ahli.

Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolkam) melakukan sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Riau, diketahui untuk Indeks Demokrasi Indonesia mengalami fluktuatif, biasanya terjadi penurunan kebebasan Demokrasi saat momen Pilkada.

Hal ini juga lah yang biasa terjadi di Riau, pada saat momen Pilkada banyak hal dan kebebasan Demokrasi tersandera oleh kepentingan tertentu.

Hal ini dikatakan Tenaga Ahli Indeks Demokrasi Indonesia Prof DR Abdul Malik Gismar saat melakukan sosialisasi dengan sejumlah stakeholder di Riau.

"Untuk kebebasan demokrasi di Indonesia dan Riau umumnya masih terjadi fluktuatif, kadang ada peningkatan kadang ada penurunan," ujar Malik Gismar.

Menurut Malik yang rentan terjadi pada lawan politik saat pilkada biasanya akan menjadi korban kebebasan demokrasi.

Seperti ada yang berdampak pada pejabat yang tidak mendukung saat Pilkada pada pemenang maka biasanya akan dikucilkan.

"Bahkan ada juga berdampak pada keluarga lawan politik, makanya ini termasuk kebebasan demokrasi, selalu terjadi peningkatan saat Pilkada,"ujarnya.

Kebebasan demokrasi lain yang masih menjadi persoalan, adanya kebebasan saat pertarungan di Pemilu dan Pilkada, ini terlihat masih ada intervensi calon lain.

"Namun sayangnya pada saat sosialisasi disini pemegang kebijakan tidak hadir semuanya,"ujar Malik.

Hadir dalam acara sosialisasi itu Kepala BPS Provinsi Riau Misfaruddin, M.Si, Ketua MUI Riau Ilyas Husti, Anggota DPRD Riau Septina Primawati dan peserta lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved