Breaking News:

Hari Pertama PPDB Online, Panitia di SMAN 2 Dumai Terima Berbagai Keluhan dari Warga Masyarakat

Hari pertama PPDB online tingkat SMA sederajat sudah dimulai Senin dan SMAN 2 Dumai telah menerima keluhan masyarakat.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Warga sedang memfoto link pendaftaran. Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sudah dimulai Senin (28/6/2021), dan SMAN 2 Dumai telah menerima keluhan masyarakat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - ‎Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sudah dimulai Senin (28/6/2021), dan SMAN 2 Dumai telah menerima keluhan masyarakat.

Proses pendaftaran PPDB 2021, ini digelar secara online dengan mengunjungi https://ppdb2021.riau.go.id dan mengikuti alur pendaftaran sesuai petunjuk yang ada di laman tersebut.

Meski pendaftaran secara online, namun pihak sekolah tidak menutup akses bagi calon siswa yang belum paham cara mendaftar secara online, seperti di SMAN 2 Dumai.

Panitia PPDB SMAN 2 Dumai, tetap melayani orangtua maupun calon murid yang datang untuk mengetahui cara mendaftar online.

Pantauan Tribunpekanbaru.com di lokasi, beberapa calon siswa dan warga yang ingin mendaftarkan anaknya sekolah di SMAN 2 mendatangi sekolah, untuk mengetahui cara mendaftar secara online.

Seperti Warga Dumai Timur, Usman yang hendak memasukan anaknya ke SMAN 2 Dumai, yang harus meminta petunjuk Panitia PPDB di SMAN 2 Dumai.

Usman mengaku, bahwa ia kurang mengerti akan pendaftaran secara online, karena memang jarang menggunakan Smartphone ataupun internet.

"Kita ke sekolah mau minta petunjuk pak, karena kurang mengerti untuk pendaftaran online ini, dan pihak sekolah mau membimbing kami," ‎katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Senin.

Sementara, ‎Ketua panitia PPDB, Sahat Damanik, didampingi bidang Rasionalisasi informasi, Halimatusadiah ‎mengungkapkan, bahwa PPDB 2021, SMAN 2 Dumai, akan menerima 396 di kurangi anak tinggal kelas 18 orang.

‎"Ada 11 rumbel, satu rumbel isinya sekitar 36 siswa, dan ada 4 skema penerimaan, Zonasi, Afermasi, Perpindahan orang tua, dan Jalur prestasi digabung dengan Thafiz," katanya.

Ia menambahkan, di hari pertama PPDB ini, pihaknya telah menerima keluhan dari warga yang ingin memasukkan anaknya ke SMAN 2 Dumai, seperti belum paham dan Kartu keluarga yang belum satu tahun.

"Kita akan tetap membantu calon siswa yang kurang paham, namun perlu di garis bawahi bahwa kita bimbing bukan kita yang mendaftarkan," sebutnya.

Sahat menerangkan, bahwa sejauh ini tidak ada persoalan yang berat, dan berharap tidak ada persoalan hingga pendaftaran di tutup hingga diumumkan.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra).

Berita Dumai lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved