Breaking News:

Berita Riau

Perusahaan Wajib Laporkan Loker ke Disnaker, Pemprov Riau Minta Utamakan Tenaga Kerja Lokal 

Kadisnakertrans Riau meminta kepada perusahaan yang ada di Riau agar mengutamakan tenaga kerja lokal saat membuka lowongan pekerjaan.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
Para pencari kerja tengah memadati Pekanbaru Job Expo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, H Jonli mengaku pihaknya tidak memiliki data berapa jumlah lowongan kerja di perusahaan yang ada di Riau.

Sebab data lowongan kerja perusahaan yang ada di Riau dilaporkan oleh pihak perusahaan ke masing-masing Disnaker yang ada di kabupaten kota tempat perusahaan tersebut beroperasi. 

"Tidak di provinsi, karena setiap ada penerimaan lapangan pekerjaan di perusahaan itu wajib lapor ke Disnaker kabupaten kota, jadi datanya ada disana, kita bagi-bagi tugas lah, tidak semuanya ada di provinsi," kata Jonli, Rabu (30/6/2021).

Selain data jumlah lowongan pekerjaan yang dibuka oleh masing-masing perusahaan, saat melapor ke Disnaker kabupaten kota pihak perusahaan juga harus melaporkan data-data pendukung lainya.

Termasuk tamatan dan keahlian apa yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Baca juga: Berdayakan Masyarakat Tempatan, EMP Bentu Serap 98 Persen Tenaga Kerja Riau

Baca juga: Program Padat Karya Mangrove KLHK di Riau Serap 1.552 Orang Tenaga Kerja

"Di sana lengkap datanya, perusahaan ini akan merekrut tamatan apa, sarjana apa, semua ada di kabupaten kota," ujarnya.

Selain itu, Disnaker kabupaten kota juga diberikan kewenangan mengeluarkan kartu kuning untuk para pencari kerja.

Sehingga Disnaker kabupaten kota memiliki data yang lengkap berapa jumlah para pencari kerja dan tamatan apa saja mereka.

"Itulah gunanya kartu kuning, ini untuk data mereka, jadi kalau ada perusahaan itu membutuhkan tamatan apa, sarjana apa, bisa tau dari situ," katanya.

Meski untuk pelaporan lowongan kerja tidak ada di Disnaker Provinsi Riau, namun Jonli meminta kepada perusahaan yang ada di Riau agar mengutamakan tenaga kerja lokal saat membuka lowongan pekerjaan.

"Perusahaan-persuahaan besar itu kami minta kalau ada tenaga kerja dari Riau gunakan lah tenaga kerja dari riau. Kecuali dibagian-bagian tertentu yang membutuhkan keahlian khususnya dan itu tidak dimiliki oleh tenaga kerja yang ada di Riau silahkan datangkan dari luar riau," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved