Breaking News:

Tidak Online, PPDB TK, SD, dan SMP di Inhu Digelar Mulai Besok Secara Manual, Ini Alasannya

PPDB Inhu digelar mulai kamis (1/7/2021) besok sampai Sabtu (3/7/2021) secara manual, tidak online.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
tribunpekanbaru/Bynton
Kamaruzaman juga menjelaskan PPDB TK, SD, dan SMP di Kabupaten Inhu digelar secara manual. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - PPDB Inhu digelar mulai kamis (1/7/2021) besok sampai Sabtu (3/7/2021) secara manual, tidak online.

Informasi mengenai penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Kamaruzaman ketika diwawancarai Tribunpekanbaru.com, Rabu (30/6/2021).

Kamaruzaman juga menjelaskan PPDB TK, SD, dan SMP di Kabupaten Inhu digelar secara manual. 

"Mulai tanggal 1 Juli 2021 besok sampai tanggal 3 Juli 2021, TK, SD, dan SMP di Kabupaten Inhu menggelar PPDB secara manual," kata Kamaruzaman.

Alasan Disdikbud Inhu melakukan PPDB secara manual dikarenakan sejumlah sekolah yang berada di wilayah blind spot atau tidak terjangkau oleh jaringan internet. 

"Kita pernah menerapkan PPDB secara online, namun ternyata tidak semua sekolah bisa menerapkannya pasalnya masih ada wilayah-wilayah di Inhu yang blind spot atau tidak terjangkau jaringan internet," ujar Kamaruzaman. 

Meski digelar secara manual, namun pihak Disdikbud Inhu telah membuat surat edaran ke sekolah-sekolah agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga sekolah juga diminta untuk membentuk tim untuk pengawasan protokol kesehatan.

Hal ini dillakukan guna menghindari penyebaran virus Covid-19 akibat kerumunan para orangtua maupun calon siswa yang hendak mendaftar. 

Kamaruzaman juga menyampaikan sedikitnya 300 lebih sekolah di Kabupaten Inhu yang akan menggelar PPDB mulai dari tingkat TK, SD, sampai SMP.

Sementara itu untuk jalur penerimaan, sesuai dengan aturan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa ada empat jalur yang disediakan, yakni jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan orangtua. 

"Harapannya dengan jalur zonasi tersebut, bisa memberikan keadilan terhadap semua sekolah," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Berita Inhu lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved