Breaking News:

Harimau Serang Warga

Warga Dumai Diduga Dimangsa Harimau, Kabid Wilayah II BKSDA Riau‎: Ada Ditemukan Jejak Harimau

Pasca penemuan mayat warga Dumai diduga dimangsa harimau, Kabid Wilayah II BKSDA Riau‎ mengungkapkan fakta, ada ditemukan Jejak harimau sumatera.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Pasca penemuan mayat warga Dumai diduga dimangsa harimau, Kabid Wilayah II BKSDA Riau pada Rabu (30/6/2021)‎ mengungkapkan fakta, ada ditemukan Jejak harimau sumatera. FOTO ILUSTRASI - Jejak kaki harimau di Pelalawan Riau, Selasa (18/2/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pasca penemuan mayat warga Dumai diduga dimangsa harimau, Kabid Wilayah II BKSDA Riau‎ mengungkapkan fakta, ada ditemukan Jejak harimau sumatera.

Seperti diketahui, warga Kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, dihebohkan dengan penemuan mayat yang dalam kondisi tidak lengkap.

Korban diduga menjadi korban dari hewan buas harimau dan ditemukan pada Selasa (29/6/2021).

‎Mayat yang ditemui warga dalam keadaan tidak utuh tersebut, diketahui bernama Samino (53), warga RT 01 Kelurahaan Batu Tritip Kecamatan Sungai Sembilan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang Wilayah II BKSDA Riau, Heru Sutmantoro, pada Selasa (30/6/2021) mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan atau informasi terkait adanya masyarakat kelurahan Batu Tritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, yang diduga menjadi korban hewan buas, harimau.

Baca juga: BREAKING NEWS:  Warga Dumai Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Jadi Korban Serangan Harimau

Baca juga: Warga Dumai Diduga Dimangsa Harimau, Tubuh Ditemukan Terpisah-pisah Tak Lengkap

Ia mengaku, ‎bahwa telah menurunkan tim untuk melakukan olah TKP bersama anggota TNI, Polri, serta melakukan observasi di kawasan tersebut.

"Berdasarkan laporan dari tim yang berada di lapangan memang ditemukan jejak kaki milik Harimau di lokasi tempat korban ditemukan," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (30/6/2021).

Lebihlanjutdijelaskanya, berdasarkan bukti serta temuan dilapangan, diduga kuat Samino ‎merupakan korban dari hewan Buas Harimau, namun untuk pastinya tim masih melakukan observasi di kawasan tersebut.

Heru menerangkan, kawasan tempat ditemukanya Samino tersebut memang kawasan atau habitat dari satwa liar yang dilindungi yakni harimau Sumatera‎, yang berada di kawasan PT Suntara Gaja Pati, yang sebelumnya kawasan ini sempat diusulkan sebagai kawasan konservasi Harimau Sumatra .

‎"Seharusnya PT Suntara Gaja Pati juga memiliki bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup harimau Sumatera di kawasan tersebut," imbuhnya.

Lebihlanjutditerangkan, langkah yang dilakukan oleh pihaknya yakni memasang Camera trap dikawasan tersebut untuk mengamati dan mencari tau berapa jumlah harimau yang ada di kawasan tersebut.

"Kita juga akan melakukan kajian di lokasi tersebut, apakah sumber makanan harimau tersebut masih ada ataukah sudah habis, serta kawasan tersebut kondisinya saat ini seperti apa," imbuhnya.

Heru menjelaskan, kajian kajian tersebut sedang dilakukan oleh Tim, hal ini untuk mencari tau sebab harimau memangsa manusia, jika nantinya hasil kajian mengharuskan harimau itu harus di Evakuasi, maka akan pihaknya Evakuasi.

"Sejauh ini itu yang baru kita lakukan, dan kita juga sudah menyambangi rumah korban sebagai bentuk bela Sungkawa," pungkasnya

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved