Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Seleb

Hotman Paris Ingatkan Oknum Perawat yang Bully Anak Shandy Aulia, Tak Minta Maaf Hal Ini Menanti

Shandy Aulia beberkan kronologi menemukan komentar berisi bully-an dari sosok yang menghina anaknya.

Editor: Sesri
Instagram
Shandy Aulia gandeng Hotman Paris meminta bantuan hukum untuk mensomasi perempuan yang telah menghina putrinya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Shandy Aulia dibuat geram oleh ulah salah satu warganet yang menghina anaknya.

Shandy Aulia pun akhirnya menggandeng pengacara kondang Hotman Paris untuk menangani kasusnya itu.

Shandy Aulia telah melayangkan surat somasi kepada oknum perawat yang membully anaknya.

"Pasti, somasi kan bukan ajak ribut, berantem, membantu dia mengklarifikasi apa yang terjadi," ungkap Shandy Aulia saat dikutip Grid.ID di Live Streaming Kopi Viral Trans TV, Rabu (30/6/2021).

Hotman Paris mengungkapkan bahwa Shandy Aulia bisa menempuh 2 jalur untuk menindaklanjuti kasus ini.

"Ada 2 pilihan, meningkatkan membuat laporan polisi atas dugaan UU ITE pasal 27 ayat 3 pencemaran nama baik. Atau kalau Shandy Aulia pemaaf, ya keputusan di tangan Shandy Aulia."

"Itu juga reaksi tergantung pihak yang disomasi, kalau dia datang minta maaf, dibanding dia cuek atau melawan," ungkap Hotman Paris.

Baca juga: TAK Main-Main! Shandy Aulia Datangi Hotman Paris, Buru Warganet yang Menghina Anaknya

Baca juga: VIDEO: Denise Chariesta Ngemis Minta Bantuan Pada Hotman Paris, Begini Respon Sang Pengacara

Di mana oknum perawat tersebut akan terancam hukuman penjara selama bertahun-tahun.

"Pasal 27 ayat 3 UU ITE pencemaran nama baik, sanksi hukum minimal 4 tahun penjara," ungkap Hotman Paris.

Lebih lanjut, Hotman Paris pun memberi pesan kepada para netizen yang sering melontarkan perkataan tak menyenangkan mengenai orang lain di media sosial.

"Netizen yang nakal-nakal, kita lihat kata-katanya itu termasuk pencemaran nama baik atau nggak, ada kata-kata tidak sopan belum tentu pencemaran nama baik, tergantung dari substansi kata-katanya itu, termasuk menghina atau pencemaran," tutup Hotman Paris.

Shandy Aulia beberkan kronologi menemukan komentar berisi bully-an dari sosok yang menghina anaknya.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube TRANS TV Official, Rabu (30/6/2021).

Diketahui Shandy Aulia berencana akan mempolisikan seorang warganet dengan akun @laprilya19.

Lantaran pemilik akun itu menuliskan kata-kata kurang baik untuk sang aktris serta anaknya, Claire Herbowo.

Kemudian ia mengungkapkan awalnya melihat komentar sang mama di sebuah unggahan Instagram.

Shandy Aulia kebingungan karena mamanya marah-marah di kolom komentar.

"Ini 'kan awalnya aku lihat karena tiba-tiba ada komentar mama di situ."

"Kenapa ini mama kok ngomel-ngomel di komentar IG, gitu," tandas Shandy Aulia.

Ternyata setelah ditelusuri, mama Shandy Aulia geram ada warganet yang menghina cucunya.

Merasa kesal, mertua David Herbowo itu langsung mencari tahu nomor ponsel pemilik akun @laprilya19.

Melalui koneksi kerabat yang berprofesi dokter di Manado, akhirnya sang warganet bisa dihubungi.

"Ternyata pas aku baca di atas mama marah karena sebagai mama dan oma anak dan cucunya dihina."

"Dicari tahu lah WA (WhatsApp)-nya sama mama dan ternyata ketemu," bebernya.

Kendati demikian, setelah dihubungi sang pemilik akun justru melontarkan ucapan yang tidak pantas.

"Akhirnya ditelepon sama mama, awalnya mama marah-marah dong," ucap Shandy Aulia.

"Walau ending-nya dia (mama) bilang 'minta maaf sama Shandy'."

"Responsnya bukan meredam tapi jawabannya 'udah oma, oma sudah tua, bentar lagi juga mati'," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Shandy Aulia turut menerangkan alasannya mempolisikan pemilik akun.

Meskipun sebagai publik figur, ia merasa biasa mendapatkan komentar negatif atau positif dari warganet.

Blak-blakan, Shandy Aulia menyinggung soal profesi pemilik akun @laprilya19 tersebut.

"Karena seseorang yang berbicara seperti ini profesinya berdekatan dengan masyarakat."

"Dia seorang PNS, dia perawat di Puskesmas Kota Manado," tuturnya.

Ada beberapa hal dikhawatirkan oleh sang aktris soal kelakuan warganet yang menghina anaknya.

"Secara publik dia berani mengutarakan sesuatu yang even dokter untuk mendiagnosa nggak sembarangan."

"Dia berani lantang hanya mungkin melihat video atau aktivitas publik figur," terang Shandy Aulia.

Shandy Aulia terpikirkan masyarakat di Manado menerima ucapan dari tenaga medis yang tidak memiliki bukti.

"Aku kebayang aja kalau dia ini sebagai perawat, gimana masyarakat yang mungkin datang ke puskesmas."

"Dia mengeluarkan kata-kata yang tidak mendasar, itu 'kan bahaya sekali, aku concern-nya ke situ," tambahnya.

Lanjut, Shandy Aulia menerangkan biasanya yang melontarkan ucapan negatif menggunakan akun palsu.

Namun berbeda dengan pemilik akun @laprilya19 yang berani memakai data pribadi.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunnnews )

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved