Breaking News:

92 Tamu dari US Air Force Diberi Kenang-kenangan Tanjak, Nginap Sebulan di Novotel Hotel Pekanbaru

Untuk kenang-kenangan, 92 tamu dari US Air Force diberi Tanjak Riau, Nginap Sebulan di Novotel Hotel Pekanbaru

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
GM Novotel Hotel Pekanbaru, Sentot Lasiyanto (kiri) dan Senior Sales and Marketing Manager, Benny Parningotan beri kenang-kenangan tanjak untuk tamu dari tim US Air Force yang telah menginap selama 1 bulan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebagai kenang-kenangan, 92 tamu dari US Air Force diberi Tanjak Riau, Nginap Sebulan di Novotel Hotel Pekanbaru.

Novotel Hotel Pekanbaru mendapat kepercayaan untuk memfasilitasi tamu dari luar negeri, yakni US Air Force.

Personel angkatan darat Amerika itu akan menjalani latihan bersama dengan TNI yang ada di Riau, sejak awal hingga akhir Juni 2021 lalu.

Senior Sales and Marketing Manager, Benny Parningotan mengatakan, selama kurang lebih satu bulan pihaknya melayani para tamu tersebut.

Tamu asing sudah memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk memberikan pelayanan selama menginap di hotel yang berlokasi di Jalan Riau ini.

"Sebelum memutuskan untuk menginap di sini, mereka terlebih dulu melakukan visit dan audit sebelum memilih Novotel sebagai tempat tinggal mereka selama berada di Riau,"kata Benny, Jumat (2/7/2021) kepada Tribunpekanbaru.com .

" Mereka juga sudah melihat melihat beberapa hotel kompetitor kita lainnya, dan kemudian memutuskan untuk mempercayakan Novotel," sambungnya.

Dikatakan Benny, dari sisi lokasi misalnya, Novotel memang cukup strategis untuk melakukan kegiatan.

Kemudian dari tim Novotel juga lakukan komunikasi dengan mereka lebih baik.

"Makanan, kenyamanan serta lokasi yang dekat dengan pusat perbelanjaan, kuliner, juga bisa bebas pergi ke suatu tempat tanpa harus kebingungan. Apalagi Pasar Bawah sebagai salah satu ikon Pekanbaru juga sangat dekat dari sini," imbuhnya.

Sebelum keberangkatan 92 orang dari tim US Air Force tersebut kembali ke negeinya, dikatakan Benny pihaknya juga sempat memberikan kenang-kenangan bagi para tamu itu.

"Kita kasih kenang-kenangan berupa hasil karya Riau, yakni tanjak dan kain tenun. Sedangkan yang perempuan kita berikan syal," ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum menginap di sana, terlebih dulu tim tersebut menjalani prosedur yang diarahkan oleh pemerintah RI, misalnya melewati proses karantina, PCR test, dan lainnya.

"Setelah dinyatakan negatif, baru kemudian ke hotel. Selanjutnya karantina di kamar sekitar 4 hingga 5 hari, baru kemudian mulai menjalankan protokol kesehatan," tutur Benny.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved