Breaking News:

Mengkeret Ditegur Hakim, Mawardi dan Darsino Akui Pinjaman ke BSM Masuk ke Rekeningnya Rp 5 Miliar

Mawardi dan Darsino baru mengakui pinjaman ke BSM masuk ke rekeningnya Rp 5 miliar usai ditegur hakim. Mengkeret dengar suara tegas hakim

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Majelis hakim dan JPU mendengarkan keterangan terdakwa secara virtual pada sidang lanjutan kasus jual beli lahan KUD, Jumat (2/7/2021). Mawardi dan Darsino mengkeret ditegur hakim. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Terdakwa Mawardi dan Darsino baru mengakui pinjaman ke BSM masuk ke rekeningnya Rp 5 miliar usai ditegur hakim. Mengkeret dengar suara tegas hakim.

Sidang perkara jual beli lahan KUD di Pengadilan Negeri (PN) Siak Sri Indrapura, Jumat (2/7/2021) memanas.

Majelis hakim tegur keras terdakwa Mawardi dan Darsino karena selalu berbelit dalam menjawab pertanyaannya.

“Saudara terdakwa Mawardi dan Darsino, kalian jangan saling berbisik saat menjawab pertanyaan, saya minta kalian jujur dalam perkara ini, nasib kalian ya kalian sendiri yang tentukan,” kata Hakim Ketua Bangun Sagita Rambey.

Teguran keras itu tiga kali disampaikan majelis hakim untuk mengungatkan kedua terdakwa agar bersikap jujur.

Apalagi keterangan kedua terdakwa sering berbeda dengan BAP-nya.

Setelah JPU dan majelis hakim mengkonfrontir keterangan terdakwa dengan BAP tersebut barulah keduanya mengakui yang sebenarnya.

Mawardi yang merupakan Ketua KUD Sialang Makmur, Kabupaten Pelalawan sebagai pihak pembeli lahan mengakui uang pinjaman ke Bank Syariah Mandiri (BSM) masuk ke rekeningnya sebanyak Rp 5 miliar dari Rp 8,8 miliar.

Ia juga mengakui membayar DP pembelian lahan ke KUD Tunas Muda, Kecamatan Dayun menggunakan uang tersebut sebanyak Rp 3,9 miliar.

“Anggaran pinjaman cair Rp 8,8 miliar sekian, yang masuk ke rekening saya Rp 5 miliar. Sisanya saya tidak tahu apakah masuk ke rekening anggota atau tidak,” kata Mawardi.

Saat didesak oleh JPU Maria Pricilia ke mana uang itu perginya, Mawardi menjawab hanya Rp 5 miliar yang masuk ke rekeningnya.

Kemudian ia menjawab tidak tahu lagi sisanya.

Apakah masuk ke rekening anggotanya atau tidak, pihak Bank BSM juga tidak memberikan kejelasan kepadanya selama ini.

Maria juga mengungkap ada pembelian lahan yang dilakukan Mawardi di Belilas, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved