Breaking News:

Piala Eropa 2020

Satu Persatu Kerumunan Piala Eropa 2020 Berjatuhan Tertular Covid-19, Keputusan UEFA Berdampak Fatal

Piala Eropa 2020 dan kerumunan orang yang menonton langsung Euro 2020 menjadi hal yang menakutkan di saat pandemi Covid-19.

Editor: Ilham Yafiz
MATTHHEW ANAK / POOL / AFP
Fans Inggris merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan sepak bola babak 16 besar UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Jerman di Stadion Wembley di London pada 29 Juni 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Piala Eropa 2020 dan kerumunan orang yang menonton langsung Euro 2020 menjadi hal yang menakutkan di saat pandemi Covid-19.

Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer menyebut keputusan UEFA mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020 "sama sekali tidak bertanggungjawab", terutama mengingat penyebaran varian Delta.

Mengutip Reuters, Seehofer mengatakan pada konferensi pers Kamis (1 Juli), UEFA tampaknya didorong oleh pertimbangan komersial, yang menurutnya, tidak boleh diurutkan di atas masalah kesehatan.

Dia menegaskan, tidak bisa dihindari, pertandingan dengan 60.000 penonton akan mempromosikan penyebaran COVID-19, terutama mengingat ada varian Delta yang sangat menular.

Angka 60.000 adalah jumlah yang diizinkan UEFA di Stadion Wembley London untuk laga semifinal dan final Euro 2020.

Jerman sendiri sudah tersingkir dari Euro 2020, setelah kalah dari Inggris di babak 16 besar yang berlangsung Rabu (29 Juni) waktu Indonesia.

Hampir 2.000 orang yang tinggal di Skotlandia telah menghadiri Euro 2020 saat terinfeksi COVID-19, para pejabat Skotlandia mengungkapkan pada Rabu (30 Juni).

Ribuan orang Skotlandia datang ke London untuk pertandingan timnas negaranya melawan Inggris di babak penyisihan grup Euro 2020 pada 18 Juni lalu.

Setidaknya, 300 warga Finlandia yang pergi untuk mendukung tim nasional di Euro 2020 telah tertular COVID-19, menurut pejabat kesehatan Finlandia, Selasa (29 Juni).

Tingkat infeksi harian di Finlandia meningkat dari sekitar 50 per hari menjadi lebih dari 200 dalam seminggu terakhir.

Dan, angka itu kemungkinan akan bertambah dalam beberapa hari mendatang, pejabat kesehatan Finlandia menambahkan.

Pekan lalu, pihak berwenang Rusia menyalahkan varian Delta untuk lonjakan infeksi dan kematian di kota-kota besar, termasuk St. Petersburg yang akan menjadi tuan rumah perempat final pada Jumat (2 Juli).

( Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini sebelumnya tayang di Kontan, https://newssetup.kontan.co.id/news/jerman-laga-semifinal-dan-final-euro-2020-promosikan-penyebaran-covid-19

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved