Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Selesaikan Dulu Vaksinasi Massal, Baru untuk Anak-anak

Adanya izin pemberian vaksin Sinovac kepada anak usia 12-17 tahun, ditanggapi kalangan DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
AFP
FOTO ILUSTRASI - Vaksin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adanya izin pemberian vaksin Sinovac kepada anak usia 12-17 tahun, ditanggapi kalangan DPRD Pekanbaru.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain MSi menyarankan, agar pemerintah fokus dulu menyelesaikan vaksinasi massal.

Sebab, masih banyak masyarakat di atas usia 18 tahun, yang belum vaksin. Tidak hanya vaksin yang tahap kedua, tapi belum vaksin sama sekali juga masih banyak yang belum clear.

"Dari awal kami di DPRD mendukung program vaksinasi ini. Tapi yang ada ini dulu, baru anak-anak," pinta Zulkarnain kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (4/7/2021).

Diakui politisi senior ini, bahwa Pemko Pekanbaru sudah menargetkan untuk menyelesaikan program ini pada Desember 2021.

Target yang dipatok sekitar 700 ribu orang, atau 70 persen dari jumlah penduduk Kota Pekanbaru, yakni 1 jutaan jiwa.

"Tapi, kondisi ketersediaan vaksin yang tidak siap, tentu ini harus disiasati bagaimana bisa stok aman, dan program vaksinasi tetap bisa jalan. Tentunya jangan ada terkendala lagi," harapnya.

Karena sampai sekarang belum ada setengah dari target yang sudah divaksin, Zulkarnain meminta kepada Pemko untuk melakukan evaluasi.

Sehingga ke depannya, stok vaksin aman dan tidak terputus lagi.

Saat ini di Pekanbaru, sedang konsen pada penyelesaian vaksinasi massal tahap dua.

"Jadi kami tekan kan, ini harus diselesaikan dulu semuanya. Jangan loncat-loncat. Setelah itu baru difikirkan pula yang vaksinasi untuk anak, " sebutnya.

"Tidak masalah (program vaksin anak-anak), dengan catatan harus clear dahulu yang vaksinasi massal. Mana tahu setelah vaksinasi massal selesai dilakukan, lalu corona habis. Maka tak perlu lagi ada vaksinasi untuk anak, jadi bisa hemat anggarannya," paparnya.

Sementara itu, Plt Kadiskes Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra menargetkan, jika stok vaksin aman dan terus tersedia, maka pihaknya berharap, tidak sampai Desember 2021, target 700 ribu tercapai.

"Sampai Juni kemarin baru 250 ribu orang yang vaksin. Makanya, di sisa waktu yang ada, kita gencarkan vaksinasi ini," sebut Arnaldo seraya mengatakan, untuk vaksinasi anak-anak umur 12-17 tahun, pihaknya masih menunggu surat edaran (SE), dari Kementerian Kesehatan RI. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved