Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pansus DPRD Pekanbaru Sebut PKL Tak Boleh Lagi Jualan di Badan Jalan di Kota Pekanbaru

Hingga kini, masih banyak pedagang kaki lima (PKL), yang menjajakan dagangannya di trotoar yang ada di Kota Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Seorang PKL mendorong gerobaknya saat penertiban oleh Satpol PP Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga kini, masih banyak pedagang kaki lima (PKL), yang menjajakan dagangannya di trotoar yang ada di Kota Pekanbaru.

Padahal, berjualan di trotoar, apalagi memakan badan jalan, melanggar aturan, yakni Perda No 5 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum.

Saat ini, Perda No 5 Tahun 2002 sedang direvisi oleh DPRD Pekanbaru.

Dari beberapa pasal yang direvisi, satu di antaranya menegaskan, larangan PKL berjualan di trotoar jalan.

Revisi kali ini akan lebih tegas, baik penindakan oleh OPD terkait (Satpol PP), maupun sanksinya.

"Sebenarnya di Perda lama (Perda No 5 Tahun 2002), sudah dibunyikan tentang larangan PKL jualan di trotoar. Tapi pengawasan dan penindakannya lemah. Makanya pada revisi ini, akan dibunyikan lebih tegas lagi," kata Ketua Pansus Tibum dan Ketentraman Masyarakat DPRD Pekanbaru Robin Eduar SH MH, Minggu (4/7/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Robin menegaskan lagi, bahwa trotoar yang dilarang berjualan tidak hanya di sepanjang jalan protokol Sudirman.

Tapi juga di ruas badan jalan lainnya. Seperti halnya di Jalan HR Subrantas Panam.

Hampir di sepanjang jalur HR Subrantas ini, banyak PKL berjualan menggunakan trotoar hingga memakan badan jalan.

Padahal, trotoar itu hak pejalan kaki yang tidak boleh digunakan untuk berjualan.

"Kami yakin pedagang paham soal ini. Makanya mulai saat ini, kami himbau pedagang untuk tidak berdagang di trotoar. Jangan sampai ditindak, baru mentaati aturan," ajaknya.

Politisi PDI-P ini juga meminta kepada Satpol PP, sembari Ranperda ini dibahas, penegakan Perda di Kota Pekanbaru ini harus terus dilakukan secara kontineu.

Seperti halnya penertiban yang dilakukan Satpol PP pada Jumat kemarin, di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Agus Salim, DPRD mengapresiasinya.

"Untuk Ranperda Tibum dan Ketentraman Masyarakat ini, kita targetkan dalam tahun 2021 ini kita sahkan jadi Perda Kota Pekanbaru," janjinya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved