Breaking News:

Stimulus Listrik Periode Juli-September 2021, PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah

Stimulus listrik diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Stimulus Listrik Periode Juli-September 2021, PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah. Foto: Pelanggan melakukan pengisian token listrik 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Stimulus Listrik diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli di tengah pandemi Covid-19 .

PLN siap menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan kembali Stimulus Listrik bagi masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial periode bulan Juli-September 2021 pada masa pandemi Covid-19 .

Stimulus Listrik ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Virus Corona pada masa pandemi Covid-19 .

“Sejak awal pandemi, PLN selalu mendukung dan terus menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan Stimulus Listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

Sebelumnya sudah pernah kami lakukan, kami yakin penyaluran periode ini akan berjalan lancar,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril.

PLN berharap hadirnya Stimulus Listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode Juli- September 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved