Breaking News:

Usaha Mobil Bekas Mulai Menggeliat,Imbas Covid-19,Banyak Showroom Gulung Tikar,Sempat Nol Penjualan

Usaha mobil bekas mulai menggeliat. Sebelumnya terimbas pandemi Covid-, banyak showroom bangkrut dan gulung tikar dan bangkrut

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
Kompas.com
Ilustrasi. Usaha mobil bekas mulai menggeliat,imbas Covid-19, banyak showroom gulung tikar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Belakangan ini usaha mobil bekas mulai menggeliat. Sebelumnya terimbas pandemi, banyak showroom bangkrut dan gulung tikar.

Apalagi dengana danya diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) terhadap pembelian mobil baru.

Diskon itu bertujuan untuk memperbaiki perekonomian, di industri otomotif dan penjualan mobil.

Diskon PPnBM 100 persen yang diberikan Maret hingga Mei 2021 lalu memberikan dampak positif bagi penjualan mobil baru.

Namun, di sisi lain, hal itu justru berimbas pada penurunan penjualan mobil di showroom-showroom mobil bekas.

Seorang pengusaha Otomotif dari Showroom S3Mart Auto Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Peng Suyoto mengatakan, diskon PPnBM 100 persen berimbas pada penjualan mobil bekas, karena adanya PPnBM harga mobil bekas juga terkoreksi.

"PPnBM memang membantu penjualan mobil baru, tapi di sisi lain, penjualan mobil bekas juga terkena imbasnya," kata Peng Suyoto.

Namun untuk saat ini dikatakan Peng Suyoto, penjualan mobil bekas mulai berangsur alami kenaikan, terlebih saat diskon PPnBM diturunkan untuk tiga bulan berikutnya, yakni Juni hingga Agustus, yaitu sebesar 50 persen.

"Sedikit banyak, hal ini meningkatkan kembali penjualan mobil bekas, karena produksi mobil baru sempat turun maka penjualan mobil bekas juga naik," ujarnya.

"Karena pandemi pabrikan mengurangi produksi mobil baru," sambungnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved