Breaking News:

Beda Batuk Kering Biasa dengan Batuk Kering Akibat Terinveksi Virus Corona, Covid-19

Batuk menjadi satu di antara sejumlah gejala terinveksi Virus Corona, Covid-19, hanya saja tidak semua batuk dikatakan sebagai akibat Covid-19.

Editor: Ilham Yafiz
DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP
Ilustrasi orang mengenakan masker di tempat umum. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Batuk menjadi satu di antara sejumlah gejala terinveksi Virus Corona, Covid-19, hanya saja tidak semua batuk dikatakan sebagai akibat Covid-19.

Para penderita asma juga bisa mengalami batuk kering. Simak cara membedakan batuk kering biasa dengan gejala Covid-19 agar pasien mendapat penanganan tepat.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 sedang meningkat pesat. Batuk kering sering terdengar di sekitar kita. Melansir data Satgas Covid-19, hingga Senin (5/7) ada tambahan 29.745 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 2.313.829 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 14.416 orang sehingga menjadi sebanyak 1.942.690 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 558 orang menjadi sebanyak 61.140 orang. Saat ini ada total 309.999 kasus aktif di Indonesia, atau bertambah 14.771 kasus.

Batuk kering adalah batuk yang tidak menghasilkan lendir atau dahak dari saluran udara.

Seseorang dengan batuk kering mungkin mengalami tenggorokan kering, gatal, sakit, atau kasar.

Mungkin juga ada sensasi gelitik di tenggorokan atau bagian tenggorokan yang terasa kering, bahkan saat menelan.

Cara membedakan batuk kering biasa dengan gejala Covid-19

Melansir dari Medical News Today, batuk kering adalah gejala awal yang umum dari Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved