Breaking News:

Dishub Pelalawan Minta Ratusan Mobil Perusahaan Non BM Mutasi, Anggota DPRD Faizal Bilang Begini

Imbauan agar perusahaan di Pelalawan segera lakukan mutasi plat nopol mobil Non BM ke BM disambut baik anggota DPRD untuk mengenjot PAD Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM/BUDI RAHMAT
ILustrasi razia truk non BM 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pelalawan Riau mengimbau kepada perusahaan untuk memutasi semua mobil yang berasal dari luas Provinsi Riau atau Nomor Polisi (Nopol) non BM menjadi BM dan terdaftar di Riau, khususnya di Pelalawan.

Hal ini disambut baik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Faizal M.Si.

Anggota Komisi l ini menyebutkan, imbauan tersebut merupakan langkah tepat untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti yang diprogramkan Pemda dan DPRD.

Baca juga: BIKIN Gerah Pemprov Riau,Banyak Truk Non-BM Beroperasi,Apa Akibatnya?

Dewan siap mendukung jika ada kebijakan yang lebih tegas lagi kepada para perusahaan dalam memutasi kendaraan berupa bus hingga truk lainnya.

"Ini langkah bijak untuk peningkatan PAD. Sekarang kita ingin menggali sektor pajak dan retribusi secara maksimal," terang Faizal M.Si, kepada tribunpekanbaru.com Selasa (06/07/2021).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Faizal M.Si.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Faizal M.Si. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Anggota dewan asal Pangkalan Kerinci ini menyatakan, menggali potensi PAD dengan optimal dilakukan untuk menaikan penerimaan daerah.

Mengingat kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan terus menurun setiap tahunnya...

Hal ini menjadi pembahasan yang selalu hangat antara eksekutif badan legislatif saat pembahasan APBD.

Faizal menyarankan agar perusahaan kooperatif dan mau terbuka dengan kebijakan pemerintah terkait mutasi kendaraan ini.

Apalagi jika perusahaan kontraktor atau penyedia kendaraan telah menetap dan tinggal di Pelalawan, akan lebih mudah menjalankan operasionalnya jika mobilnya sudah plat BM.

"Tidak ada salahnya untuk menjalankan itu. Walaupun di satu sisi ada aturan yang membenarkan atau tidak melarang," tambah Ketua DPD PAN Pelalawan ini. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved