Breaking News:

Terima Cuma Rp 1 juta Per Bulan, Seratusan Pemilik TORA Senama Nenek Unjuk Rasa di Lokasi

Seratusan pemilik TORA Senama Nenek, anggota Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) unjuk rasa di lahan mereka, Selasa

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
Istimewa
Seratusan pemilik TORA Senama Nenek, anggota Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) unjuk rasa di lahan mereka, Selasa (6/7/2021). Pengunjuk rasa menghadang truk pengangkut hasil panen. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TAPUNG HULU - Seratusan pemilik TORA Senama Nenek, anggota Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) unjuk rasa di lahan mereka, Selasa (6/7/2021).

Mereka menduduki lahan mereka masing-masing sesuai alas kepemilikan pada sertipikat di Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu.

Massa yang mengatasnamakan dirinya masyarakat adat Kenegerian Senama Nenek mulai bergerak ke areal kebun sejak Selasa pagi.

Lalu mereka berpencar menuju lahan masing-masing yang diperoleh melalui skema Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) tersebut.

Mereka mendeklarasikan kepemilikan dengan menduduki lahan mereka yang selama ini dikelola oleh KNES. Tiap orang memiliki satu kapling atau sekitar dua hektare.

Massa juga melarang pekerja pemanen dari pihak KNES memanen kebun mereka. KNES memang ditunjuk sebagai koperasi pengelola lahan eks penguasaan PT. Perkebunan Nusantara 5 yang diserahkan kepada masyarakat adat Senama Nenek atas keputusan Presiden Joko Widodo pada akhir 2019 silam.

Mardanus, salah seorang pengunjuk rasa, ada seratusan pemilik sertipikat dengan sekitar 150 orang yang ikut dalam aksi.

Ia mengungkap keinginan mereka mundur dari KNES.

Mereka menilai lebih baik mengelola lahan sendiri secara mandiri daripada bergabung dengan KNES.

"Oleh karena selama ini hasilnya nggak jelas. Pengeluaran-pengeluaran kita nggak tau kemana, kami lebih baik mengelola sendiri lahan kami," ungkap Mardanus kepada tribunpekanbaru.com.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved