Breaking News:

Warga Desa di Rohul Pertanyakan Kemana Kerbau Desa, Ketua Pemuda: Masyarakat Bertanya Itu Wajar Saja

Sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Bangun Purba Timur Jaya berlokasi di jalan raya Tangun pada Selasa, untuk mempertanyakan kerbau desa.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Bangun Purba Timur Jaya berlokasi di jalan raya Tangun pada Selasa (6/7/2021), untuk mempertanyakan kerbau desa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Bangun Purba Timur Jaya berlokasi di jalan raya Tangun pada Selasa (6/7/2021), untuk mempertanyakan kerbau desa.

Kedatangan warga tersebut bertujuan mempertanyakan program ternak kerbau oleh Pemerintah Desa Bangun Purba Timur Jaya yang sudah dimulai sejak tahun lalu.

Kedatangan yang sempat dipertanyakan oleh Sekdes Bangun Purba Timur Jaya Lukman Siregar itu bahkan sempat tak diizinkan masuk dengan alasan, Kades Bangun Purba Timur Jaya Rusli Siregar tak ada di tempat.

"Lagian, ngapain masyarakat nanya-nanya urusan desa. Seolah-olah pengen tahu saja," kata Sekdes.

Setelah sempat berdialog, akhirnya masyarakat diterima masuk dan berdialog bersama Sekdes Bangun Purba Timur Jaya didampingi oleh Ketua BPD Bangun Purba Timur Jaya Muktar Lusupi.

Seorang masyarakat bernama Muslim Nasution yang turut hadir di Kantor Desa mengatakan, Pemdes Bangun Purba Timur Jaya pernah menggelontorkan dana ratusan juta untuk pembelian kerbau dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kerbau itu pernah dibeli dua kali kalau kata Kades pada saat disosialisasikan. Namun, dimana kerbau itu berada sampai saat ini, masyarakat tak pernah diberitahu," kata Muslim di Kantor Desa Bangun Purba Timur Jaya.

Dia juga menerangkan, kerbau itu awalnya akan diangon oleh masyarakat yang dianggap membutuhkan.

Setelah kerbau layak jual, maka akan dijual dan hasilnya dibagi hasil oleh Pemerintah Desa dan masyarakat yang memelihara.

Namun, sampai dua kali pembelian, kerbau yang kabarnya saat ini berjumlah 11 ekor itu tak pernah diketahui dipelihara dimana dan oleh siapa.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved