Breaking News:

Ombudsman Riau Minta Warga Melapor Jika Temukan Kejanggalan PPDB SMA dan SMK

Meski tak turun ke lapangan, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Riau Ahmad Fitri membuka aduan masyarakat yang berkaitan dengan proses PPDB di SMA dan SMK.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau, Ahmad Fitri 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Ombudsman RI Perwakilan Riau Ahmad Fitri mengatakan pihaknya akan tetap mengawasi dan memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pasca diumumkan hasil kelulusan Rabu (7/7/2021).

Sebagaimana diketahui Rabu hasil PPDB untuk SMA dan SMK di Riau diumumkan, bagi yang lulus maka berhak untuk masuk dan mengikuti pelajaran untuk tahun ajaran 2021-2022.

Sementara bagi yang tidak lulus, maka Sebagaimana arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, agar mendaftarkan diri ke sekolah swasta.

Baca juga: Hasil Seleksi PPDB di Riau Diumumkan Secara Online, Sekolah di Pekanbaru Terpantau Sepi

Baca juga: Hari Ini PPDB SMA/SMK Negeri di Riau Diumumkan, Disdik Ingatkan Sekolah Jangan Ada Kerumunan

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik saat melihat informasi mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Jalan Abdul Muis, Pekanbaru, Senin (28/6/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik saat melihat informasi mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Jalan Abdul Muis, Pekanbaru, Senin (28/6/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

"Kami memang tidak turun ke lapangan untuk memantau pengumuman dan pasca pengumuman hasil PPDB, namun akan terus kami awasi,"ujar Ahmad Fitri kepada tribunpekanbaru.com Rabu (7/7/2021).

Pihaknya juga di Ombudsman masih membuka aduan masyarakat yang berkaitan dengan proses PPDB di SMA dan SMK.

"Silahkan lapor ke Ombudsman bila ada dugaan dan kejanggalan di lapangan, kami akan langsung melakukan klarifikasi ke lapangan,"ujar Ahmad Fitri.

Karena biasanya setelah pengumuman juga masih banyak persoalan yang muncul bagi orangtua murid, termasuk contohnya anaknya yang tidak diterima meskipun memiliki nilai tinggi dan masalah lainnya.

Baca juga: Ombudsman Terima Sejumlah Laporan Soal PPDB di Riau, Apa Saja Masalah yang Diadukan Warga?

Baca juga: Siapkan Pos Pengaduan, Ombudsman Akan Awasi Pelaksanaan PPDB di Riau

Tidak hanya SMA dan SMK, Ombudsman juga akan menindaklanjuti bila ada laporan masyarakat soal dugaan pelanggaran pada proses PPDB tingkat SMP dan SD.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved