Breaking News:

Uji Nyali Lewati Jembatan Tuk Jimun Inhil, Besi Keropos, Kayu Lapuk, Ini yang Dilakukan Warga

Kondisi Jembatan Tuk Jimun Inhil memprihatinkan. Besi keropos kayu lapuk hingga warga secara swadaya melakukan perbaikan seadanya

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Masyarakat secara swadaya memperbaiki jembatan Tuk Jimun, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Riau. Kerngka besi keropos, kayu jembatan juga lapuk. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEMUNING - Kondisi jembatan Tuk Jimun di Inhil Riau memprihatinkan. Besi keropos kayu lapuk hingga warga secara swadaya melakukan perbaikan seadanya.

Menurut warga setempat, dari pemerintah daerah sudah dianggarkan, namun perbaikan tertunda, kemungkinan karena dana banyak terserap untuk penanggulangan Covid-19.

Selain dari swadaya masyarakat, para pengusaha atau pemilik sawit yang ikut memanfaatkan jembatan ini juga ikut menyumbangkan material.

Jembatan yang terletak di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), riau ini memang merupakan akses utama dan satu-satunya bagi masyarakat setempat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Apalagi kendaraan seperti truck pengangkut sangat bergantung dengan jembatan ini untuk membawa hasil panen sawit di Desa Tuk Jimun dan Kemuning Muda.

Menurut pihak desa, anggaran yang disediakan Pemerintah untuk perbaikan jembatan Desa Tuk Jimun lebih kurang sebesar Rp 1,8 miliar.

“Dana perbaikan Jembatan Desa Tuk Jimun sudah dianggarkan namun tertunda. Kabarnya karena Covid. Ya, terpaksa kami masyarakat Desa Tuk Jimun memperbaiki jembatan itu dengan swadaya,” ungkap perangkat Desa Tuk Jimun, Lukman saat dikonfirmasi awak media, Selasa (6/7/21).

Lukman menjelaskan, perbaikan jembatan Tuk Jimun harus segera dilakukan mengingat kondisi bangunan jembatan yang sudah lapuk dimakan usia.

Mulai dari kerangka besi yang keropos dan lantai jembatan yang berbahan kayu sudah terlihat lapuk.

“Batang besi di tengah jembatan sudah mulai keropos. Beberapa kerangka jembatan kami perbaiki dengan cara dilas. Kayu-kayu sebagai lantai jembatan yang sudah lapuk kami ganti,” jelasnya.

Mewakili masyarakat setempat, Lukman berharap Pemerintah Kabupaten Inhil bisa memberikan solusi terbaik terhadap peningkatan jembatan juga pernah amblas pada tahun 2019 ini.

“Kemarin ada perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Inhil yang meninjau saat perbaikan jembatan dilakukan masyarakat," ujarnya.

"Semoga anggaran yang di alokasikan cepat turun untuk perbaikan jembatan ini,” harap Lukman.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved