Breaking News:

Kuansing

Asyik Nambang Emas Ilegal di Kuansing, Operator Beserta Excavatornya Dicokok Polisi, 2 Pelaku Kabur

Aktifitas PETI di Kuansing kembali ditertibkan aparat hukum. Kali sebuah alat berat serta operatornya ditangkap, sementara dua pelaku berhasil kabur.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Istimewa
Petugas Polres Kuansing mengamankan satu alat berat yang sedang bekerja untuk Penambanhan Emas Tanpa Izin di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Jajaran Polres Kuansing kembali berhasil mengamankan satu alat berat yang sedang asyik bekerja Pertambangan Emas Tanpa Izin atau PETI di Kuansing.

Satu pelaku berhasil diamankan sedangkan dua pelaku lainnya berhasil kabur.

Alat berat yang diamankan tersebut berupa jenis excavator.

Bila sebelumnya alat berat ukuran kecil diamankan, kali ini alat berat ukuran besar yang diamankan.

"Satu alat berat dan satu pekerja kita amankan terkait PETI ini," kata Kapolres Kuansing, AKBP Henky Poerwanto SIK, MM pada Tribunpekanbaru.com, Kamis (8/7/2021).

Alat berat tersebut sedang bekerja mengupas lahan kebun sawit di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing.

Satu pelaku berhasil diamankan yakni MS, 28 tahun, berperan sebagai operasional alat berat.

Dua pelaku lainnya melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas.

Pemilik lahan sendiri sudah dikirim surat panggilan untuk dimintai keterangan.

Aktifitas penambangan emas ilegal di Sungai Alah ini sendiri sudah lama terdengar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved