Breaking News:

Kuansing

Asyik Nambang Emas Ilegal di Kuansing, Operator Beserta Excavatornya Dicokok Polisi, 2 Pelaku Kabur

Aktifitas PETI di Kuansing kembali ditertibkan aparat hukum. Kali sebuah alat berat serta operatornya ditangkap, sementara dua pelaku berhasil kabur.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Istimewa
Petugas Polres Kuansing mengamankan satu alat berat yang sedang bekerja untuk Penambanhan Emas Tanpa Izin di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing. 

Kapolres mengatakan aktifitas PETI ini berhasil diungkap tidak terlepas dari strategi yang telah direncanakan dan disiapkan oleh tim.

"Berkat kerja keras dan juga kesabaran mengintai aktifitas pelaku PETI yang kerap sembunyi-sembunyi dari pantauan petugas," katanya.

Pihaknya pun mengenakan pasal 158 UU Nomor 3 tahun 2020, tentang perubahan UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara kepada tersangkan.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas PETI. Selain merusak lingkungan juga akan menanggung resiko untuk diproses secara hukum pidana.

Dua Pelaku Diamankan di Desa Logas Hilir

Jajaran Polsek Singingi, Kuansing kembali menertibkan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuansing. Kali ini, pelaku pun ikut ditangkap.

Penambangan emas ilegal yang ditertibkan tersebut berada di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi, Kuansing. Penertiban dilakukan Selasa sore (22/6/2021).

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto melalui Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya, SH, MH mengatakan penambangan emas ilegal yang diamankan tersebut menggunakan mesin dompeng.

"Para pelaku menggunakan mesin dompeng," katanya.

Pihaknya juga mengamankan dua terduga pelaku. Keduanya yakni SAI, 30 tahun dan NSA alias N, 25 tahun, yang merupakan masyarakat setempat.

Sejumlah barang bukti pun disita. Peralatan dompeng, misalnya.

"Saat ini para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Singingi," katanya.

Kedua terduga pelaku pun akan dijerat UU tengang pertambangan mineral.

Pihaknya pun akan terus melakukan berbagai upaya agar aktifitas PETI dihentikan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved