Breaking News:

Kuansing

Asyik Nambang Emas Ilegal di Kuansing, Operator Beserta Excavatornya Dicokok Polisi, 2 Pelaku Kabur

Aktifitas PETI di Kuansing kembali ditertibkan aparat hukum. Kali sebuah alat berat serta operatornya ditangkap, sementara dua pelaku berhasil kabur.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Istimewa
Petugas Polres Kuansing mengamankan satu alat berat yang sedang bekerja untuk Penambanhan Emas Tanpa Izin di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing. 

Penambangan emas ilegal yang ditertibkan tersebut berada di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi, Kuansing. Penertiban dilakukan Selasa sore (22/6/2021).

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto melalui Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya, SH, MH mengatakan penambangan emas ilegal yang diamankan tersebut menggunakan mesin dompeng.

"Para pelaku menggunakan mesin dompeng," katanya.

Pihaknya juga mengamankan dua terduga pelaku. Keduanya yakni SAI, 30 tahun dan NSA alias N, 25 tahun, yang merupakan masyarakat setempat.

Sejumlah barang bukti pun disita. Peralatan dompeng, misalnya.

"Saat ini para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Singingi," katanya.

Kedua terduga pelaku pun akan dijerat UU tengang pertambangan mineral.

Pihaknya pun akan terus melakukan berbagai upaya agar aktifitas PETI dihentikan.

Selain ilegal, dapat merusak lingkungan.

Aktifitas PETI Ditertibkan, Mesin Dompeng Disita

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved