Breaking News:

Kejari Pelalawan Kembalikan Berkas Dugaan Kasus Tipikor Dana Desa Merbau ke Polres Pelalawan

Kejari Pelalawan mengembalikan berkas dugaan kasus Tipikor dana Desa Merbau ke Polres Pelalawan

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Pelalawan, Sumriadi SH MH. Kejari Pelalawan mengembalikan berkas dugaan kasus Tipikor dana Desa Merbau ke Polres Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejari Pelalawan mengembalikan berkas dugaan kasus Tipikor dana Desa Merbau ke Polres Pelalawan

Proses penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Desa Merbau Kecamatan Bunut tahun 2018 terus bergulir.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan telah melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Pelimpahan berkas perkara atau tahap l Tipikor Dana Desa (DD) Merbau tahun 2018 telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) meneliti dan memeriksa kelengkapan berkas sebelum pelimpahan tahap ll atau penyerahan tersangka dan barang bukti.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pelalawan, Sumriadi SH MH membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas Tipikor Desa Merbau atas nama tersangka EM. Proses pemeriksaan berkas telah dilakukan tim Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan. Hasil dari penelitian berkas oleh jaksa, ada sejumlah perbaikan dan kelengkapan yang diminta kepada penyidik Satreskrim Polres Pelalawan.

"Seksi Pidsus telah mengembalikan berkas perkara ke penyidik Tipikor Polres untuk dilengkapi kembali," beber Sumriadi kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (08/07/2021).

Dikatakan Sumriadi, petunjuk yang diberikan jaksa atau P19 agar dilengkapi oleh penyidik Polres sebelum dinyatakan lengkap atau P21. Selain itu, pihaknya juga akan menyusun tim JPU yang nantinya membawa kasus yang menjerat Kades Merbau EM tersebut ke persidangan.

"Jadi kami kembali menunggu hasil perbaikan dari polres, sesuai petunjuk yang diberikan ke penyidik," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kades yang tersandung perkara korupsi di Pelalawan kembali bertambah setelah ditetapkannya Kades Merbau EM sebagai tersangka beberapa waktu lalu oleh Tipikor Polres Pelalawan. Ia diduga merugikan negara dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Merbau pada tahun 2018. Kasus rasuah ini ditangani Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan.

Dalam proses penyidikan Unit Tipikor Polres Pelalawan menemukan kerugian negara dalam penggunaan DD tahun 2018 mencapai Rp 600 juta lebih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved