Breaking News:

Penerbangan dari Jawa Masih Dibuka, Riau Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Pulau Jawa patut diantisipasi oleh Satgas Covid-19 Riau. Pasalnya penerbangan dari Jawa ke Riau masuk dibuka.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIKUMBANG
Suasana di Terminal Kedatangan Bandara SSK II Pekanbaru, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Pulau Jawa patut diantisipasi oleh Satgas Covid-19 Riau. Pasalnya jalur penerbangan dari Jawa ke Riau masuk dibuka.

Sehingga mobilitas orang dari Pulau Jawa ke Riau masih terjadi.

Meski pun saat ini sedikit ada pengetatan dengan diterapkannya kebijakan pemeriksaan rapid antigen terhadap seluruh penumpang dari pulau jawa yang baru tiba di Bandara SSK II Pekanbaru.

Gubernur Riau Syamsuar mengklaim sejauh ini Riau Pemerintah Daerah (Pemda) di Riau sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk jika lonjakan kasus covid-19.

Diantaranya adalah mempersiapkan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit yang ada di Riau.

Di mana saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Riau masih rendah.

Yakni sekitar 39 persen dari 1.200 ketersediaan tempat tidur.

"Untuk tempat tidur di rumah sakit kita masih cukup, karena BOR kita masih rendah, sekitar 39 persen," kata Gubri Syamsuar, Kamis (8/7/2021).

Selain memastikan ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan yang ada di Riau yang masih aman, Syamsuar juga mengatakan persiapan lain yang juga turut menjadi perhatian Pemprov Riau yakni terkait ketersediaan obat - obatan dan oksigen.

Sebelumnya, Syamsuar sudah melakukan pertemuan dengan perusahaan farmasi Riau, dan dijamin masih aman.

“Pemerintah pusat telah mengingatkan kepada kami untuk sesegera mungkin melakukan upaya antisipasi penyebaran kasus. Persiapan demi persiapan tetap perlu dilakukan meskipun sejauh ini belum terdeteksi adanya corona varian delta di Riau,” ujarnya.

Syamsuar menambahkan, langkah antisipasi lain yang juga telah dilakukan, yakni pemberlakukan swab antigen ulang kepada setiap orang yang datang dari Jawa dan Bali.

“Mereka juga wajib menunjukkan sawab PCR sebagai syarat masuk ke Riau,” katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved