Breaking News:

Usai Perkosa 5 Gadis, Si Buyung Tidak Akan Lagi Rasakan Nikmatnya Menjadi Laki-laki, Akan Dikebiri

Setelah dinyatakan bersalah Buyung pelaku pemerkosaan 5 anak gadis orang harus siap hidup tidak normal karena akan dihukum kebiri

Editor: Hendri Gusmulyadi
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Tersangka saat dibawa oleh pihak Kepolisian Polres Bitung. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Aksi pemerkosaan oleh buyung terhadap anak di bawah umur tidak bisa diampuni.

Setelah ditangkap oleh polisi dan terbukti bersalah, maka sepertinya buyung akan merasakan kegelisahan setiap hari.

Bagaimana tidak, dia tidak lagi bisa menikmati hidup normal sebagai laki-laki, karena terancam dapat kebiri.

Buyung adalah pria berinisial MB (33) warga Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bakal dijerat dengan hukuman yang amat berat. 

Tersangka kasus rudapaksa ini bakal dikenakan hukuman kebiri

Laki-laki yang sudah beristri dan memiliki dua orang anak ini, tega melakukan rudupaksa kepada lima orang korban anak perempuan. 

Mereka masing-masing usia 10, 11, hingga 12 tahun.

Aksi tersangka ini dilakukannya pada bulan Desember 2020 hingga Juli 2021 di wilayah Polres Bitung.

"Pasal yang kami sangkakan pasal 82 ayat 1 undang-undang RI nomo17 tahun 2015 tentang, penepatan perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan diperkuat dengan hukuman kebiri," tegas Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H, SIK usai jumpa pres di Mapolres Bitung, Kamis (8/7/2021).

Tersangka melakukan dugaan rudupaksa kepada lima orang anak perempuan di bawah umur di waktu dan tempat berbeda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved