Breaking News:

Pelalawan

Dituduh Mencuri Brondolan Sawit, Warga Pangkalan Kerinci Pelalawan Ini Jadi Korban Penganiayaan

Marulak Simbolon melaporkan seorang pria berinisial MT yang bekerja sebagai sopir pengangkut buah sawit di kebun milik Sitompul

Penulis: johanes | Editor: Sesri
istimewa
Korban Marulak Simbolon saat melaporkan kasus penganiayaan dirinya ke Mapolres Pelalawan, Kamis (08/07/2021) lalu. Ia dituduh mencuri brondolan sawit 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Seorang warga di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau memilih melapor ke Polres Pelalawan atas penganiayaan yang dialaminya pada Kamis (08/07/2021) sore lalu.

Korban berinisial Marulak Simbolon yang berasal dari Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Pria berusia 25 tahun itu tinggal di Kelurahan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan, Pelalawan.

Ia melaporkan seorang pria berinisial MT yang bekerja sebagai sopir pengangkut buah sawit di kebun milik Sitompul yang terletak di kelurahan yang sama.

MT diduga melakukan pemukulan terhadap MS yang mengakibatkan dirinya mengalami luka dan memar di badannya.

"Laporan dari korban sudah diterima dan saat ini kasusnya sedang ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan,. Korban dituduh Mencuri brondolan sawit" ungkap Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Harianto, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (09/07/2021).

Baca juga: Kejari Pelalawan Kembalikan Berkas Dugaan Kasus Tipikor Dana Desa Merbau ke Polres Pelalawan

Baca juga: Dituding Terlibat Penipuan,Anggota DPRD Abdul Nasib Ogah Komentar,Polres Pelalawan Hentikan Kasusnya

Penganiayaan itu terjadi ketika korban bersama temannya bernama Josua Hutagaol dan Hendra Simatupang menjemput orangtuanya ke PT TOBE yang berkerja sebagai pengutip brondolan.

Sambil berjalan, korban dan temannya memungut brondolan sawit yang tidak dipakai di sepanjang jalan yang berbatasan dengan kebun sawit Sitompul.

Kemudian MT bersama bersama teman-temannya menemui korban menggunakan sebutan truk bermuatan sawit milik Sitompul.

MT menuduh Marulak dan rekannya mencuri buah sawit di kebun Sitompul, tetapi hal itu disangkal korban dan mengaku hanya meleles brondolan yang tidak terpakai di sepanjang jalan PT TOBE.

Lantaran kurang senang, MT memukul korban ke arah wajah korban dan dapat ditangkis dengan tangannya.

Baca juga: Video: Bupati Pelalawan Mutasi Pejabat Eselon lll dan lV, Tak Perlu Galau, Ini Proses Evaluasi

Baca juga: PPKM di Pelalawan Kembali Diperpanjang Sampai 20 Juli, Abu Bakar: Intensitasnya Kita Kurangi

Belum puas karena pukulannya ditepis, pelaku mengambil sebulan parang dan memukulkan ke bahu dan kepala korban.

Sehingga korban mengalami memar dan luka gores di bahu, sedangkan kepalanya juga bengkak akibat benda tajam tersebut.

"Setelah melakukan pemukulan terlapor memerintahkan korban untuk pergi dari tempat tersebut," tambah Edy Harianto.

Namun korban merasa tidak terima perlakuan pelaku kepada dirinya, ia memilih melaporkan pemukulan itu ke Mapolres Pelalawan untuk ditangani secara hukum.

Saat ini polisi masih mendalami laporan korban dan akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta terduga pelaku.

( Tribupekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved