Breaking News:

Usai Divaksin Dilarang Untuk Berhubungan Intim Selama Tiga Hari, Ini Kata Wamenkes Rusia

Graifer menjelaskan, aktifitas berhubungan intim merupakan kegiatan yang sangat menguras energi. 

Editor: Guruh Budi Wibowo
Tribunpekanbaru.com/Dodi Vladimir
Ilustrasi vaksinasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Informasi terbaru datang dari Rusia. Masyarakat yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dilarang untuk berhubungan intim selama tiga hari.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Region Saratov, Dr Denis Graifer.

Graifer menjelaskan, aktifitas berhubungan intim merupakan kegiatan yang sangat menguras energi. 

Sebab itu ia melarang warganya yang baru mendapatkan vaksin Covid-19 untuk menunda keinginannya berhubungan intim sementara waktu.

"Saya percaya, dan semua orang tahu ini, bahwa seks adalah aktivitas yang sangat menguras energi," kata dia dalam konferensi pers.

"Jadi, kami memperingatkan orang-orang yang sudah divaksin untuk menghindari aktivitas fisik keras, termasuk seks," lanjutnya.

Selain itu, Graifer meminta masyarakat untuk tidak pergi ke sauna, merokok, atau minum alkohol setelah diberi vaksin Covid-19.

Meski, sampai saat ini belum ada penelitian bahwa kegiatan yang disampaikan Graifer bisa memengaruhi efek vaksinasi.

Namun, sejumlah pakar kesehatan dunia meminta masyarakat untuk menghindari minuman keras sehari setelah disuntik.

Vaksin pertama Rusia, Sputnik V, sejauh ini tidak populer karena selain ketidakpercayaan publik pada pemerintah, programnya disebut dijalankan secara sembrono.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved