Breaking News:

Lagi-lagi APBDes Ditilap, Kali Ini Desa Segamai, Kejari Pelalawan Dalami Keterlibatan Aparat Desa

Kasus APDes ditilap kembali terjadi di Pelalawan yang kini ditangani Kejari. Kasus rasuah yang terjadi di Desa Segamai itu diduga libatkan aparat desa

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Pelalawan, Sumriadi SH MH menjelaskan pihaknya mendalami dugaan kasus korupsi APBDes Segamai yang diduga melibatkan aparat desa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus APDes ditilap kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan yang kini ditangani Kejari. Diduga kasus rasuah melibatkan aparat desa di Desa Segamai.

Pertengahan tahun 2021 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan kembali melakukan penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang baru.

Perkara ini lagi-lagi melibatkan aparat desa yang ada di Kabupaten Pelalawan.

Adapun kasus rasuah yang ditelusuri kali ini yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang ada di Desa Segamai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kejari Pelalawan mencium adanya bau korupsi yang dilakukan oleh oknum aparat desa dalam menjalankan APBDes.

Angggaran desa itu diduga ditilap dan tidak dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai aturan yang berlaku.

"Kali ini kita sedang mendalami dugaan Tipikor pada APBDes Desa Segamai mulai dari tahun 2018, 2019, dan 2020. Ini APBDes yang didalamnya berbagai macam program desa," kata Kepala Kejari Pelalawan, Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Sumriadi SH MH.

Kepada Tribunpekanbaru.com Sumriadi menjelaskan, proses penanganan dugaan korupsi APBDes Desa Segamai ini berawal dari laporan dari masyarakat.

Laporan masuk ke Seksi Intelijen Kejari Pelalawan beberapa waktu lalu.

Kemudian ditindaklanjuti oleh tim intelijen dengan mempelajari laporan tersebut hingga dinilai layak untuk didalami.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved