Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Ketua DPRD Pekanbaru: Tak Ada Penambahan di APBD Perubahan 2021

DPRD Pekanbaru dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Pekanbaru, sudah membahas evaluasi anggaran untuk APBD Perubahan 2020 lalu.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Pekanbaru, sudah membahas evaluasi anggaran untuk APBD Perubahan 2020 lalu.

Pembahasan ini untuk melihat sejauhmana realisasi belanja anggaran, termasuk pos untuk refocusing. Setelah ini, baru dibahas anggaran perubahan 2021, dan anggaran murni 2022.

Lalu, kapan mulai pembahasan anggaran perubahan 2021, dan anggaran murni 2022?

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP menegaskan, hingga pekan kedua Juli 2021 ini, pihaknya belum membahas untuk APBD Perubahan dan APBD Murni 2022.

"Ini berkesinambungan kita bahas. Tapi kita belum menerima rancangan atau drafnya dari Pemko," tegas Hamdani kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (12 /7 /2021).

Disinggung mana yang lebih dulu, pembahasan anggaran perubahan atau anggaran murni?

"Seperti tahun lalu, kita bahas lebih dulu anggaran murni, setelah itu baru anggaran perubahan," jelasnya.

APBD Murni Pekanbaru 2021 senilai Rp 2,597 triliun. Berapa besar kemungkinan penambahan di anggaran perubahan?

"Tak ada penambahan di anggaran perubahan 2021. Kan sekarang refocusing, belum lagi fokus untuk pembayaran tunda bayar," katanya.

Namun politisi PKS ini memastikan, jika Pemko Pekanbaru sudah mengirimkan draf R-APBD Perubahan dan R-APBD Murni 2022, pihaknya langsung melakukan pembahasan. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved