Breaking News:

Kondisi Genting, Ruang Isolasi 2 Rumah Sakit di Pelalawan Penuh, Kasus Harian Covid-19 Masih Tinggi

Kasus aktif Covid-19 di Pelalawan Riau masih cukup tinggi. Kini, ruang isolasi 2 rumah sakit di Pelalawan penuh, kondisi genting

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Kasus Covid-19 di Pelalawan, Senin (12/7/2021). Kasus harian Covid-19 masih tinggi hingga kamar isolasi di 2 rumah sakit penuh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus aktif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau masih cukup tinggi. Kini, ruang isolasi 2 rumah sakit di Pelalawan penuh, kondisi genting.

Setiap hari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah walaupun tidak terlalu signifikan.

Penambahan kasus corona setiap hari mengakibatkan ruang isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Pelalawan mulai penuh.

Ada tiga RS yang menangani kasus Covid-19 di Pelalawan.

Yakni, ES Efarina Pangkalan Kerinci, RS Amalia Medika, dan RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Dua RS di antara tiga rumah sakit itu sudah penuh dan satu lagi yang masih memiliki kamar perawatan khusus Covid-19 yang kosong.

"Untuk RSUD Selasih dan RS Amalia Medika saat ini sudah penuh. Kamar perawatan dan tempat tidur yang tersedia untuk pasien Covid-19 sudah terpakai semuanya," beber juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, Senin (12/7/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com, Asril mengatakan, kamar isolasi untuk pasien Covid-19 yang masih ada yakni di RS Efarina Pangkalan Kerinci.

Sebanyak 12 Tempat Tidur (TT) masih kosong dan bisa menampung pasien corona yang membutuhkan penanganan khusus.

Tingginya tingkat keterisian ruang isolasi diakibatkan penambahan pasien Covid-19 yang harus dirawat karena mengalami keluhan berat.

Kasus aktif Covid-19 di Pelalawan mencapai 143 orang dengan rincian 45 diantaranya menjalani isolasi mandiri (isoman) dan 98 pasien lainnya dirawat di RS rujukan Covid-19.

Untuk tingkat kematian pasien Corona sebanyak 98 orang.

"Hari ini, Senin (12/7/2021), Satgas Covid-19 akan rapat kembali untuk membicarakan penanganan ke depannya," tutup Asril.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved