Breaking News:

Tolak Ajakan Menikah, Wanita Ini Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan Mengapung Tanpa Busana

Aksi pembunuhan sadis menimpa Roani, seorang perempuan asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, karena menolak diajak menikah.

Editor: M Iqbal
Istimewa/Tribumanado
Foto ilustrasi. Mayat korban pembunuhan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jasad seorang wanita di temukan mengapung di kawasan Sungai Panai, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Ternyata perempuan asal kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menjadi korban pembunuhan.

Tak hanya itu sebelum dibunuh ia juga diperkosa oleh lima orang pria.

Aksi pembunuhan sadis menimpa wanita bernama Roani, karena menolak diajak menikah.

Kejadian itu terungkap setelah sebelumnya jenazah Roani ditemukan mengapung tanpa busana di kawasan Sungai Panai, Desa Panai, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba, oleh warga setempat, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Tak Ada yang Menyangka, Pria yang Ikut Evakuasi Jasad Mengapung di Sungai, Ternyata Pelakunya

Dari temuan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembunuh korban.

"Saat ditemukan tubuh korban mengalami luka tusuk sehingga kuat dugaan korban dibunuh dan diperkosa," kata Kasat Reskrim Polres Muba AKP Ali Rojikin lewat pesan singkat, Minggu (11/7/2021).

Ali menjelaskan, usai mendapatkan identitas korban mereka langsung bergerak dan memburu para pelaku.

Tersangka Alamsari (26) lebih dulu ditangkap bersama JP (16) ketika berada di kediamannya di kawasan Kecamatan Jirak Raya, Kabupaten Muba pada Sabtu (10/7/2021).

Tiga pelaku pembunuhan seorang wanita di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ditangkap petugas setelah sebelumnya sempat buron. Mereka diketahui membunuh Roani lantaran sakit hati ajakan untuk menikah ditolak, Minggu (11/7/2021).(DOK. POLRES MUBA)
Tiga pelaku pembunuhan seorang wanita di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ditangkap petugas setelah sebelumnya sempat buron. Mereka diketahui membunuh Roani lantaran sakit hati ajakan untuk menikah ditolak, Minggu (11/7/2021).(DOK. POLRES MUBA) (DOK. POLRES MUBA via Kompas.com)

Polisi kemudian kembali melakukan pengembangan terhadap tersangka Rian Hidayat (26) yang sedang berada di Kecamatan Sanga Desa.

"Hasil pemeriksaan ketiga tersangka mengakui telah membunuh dan memperkosa korban,"ujar Ali.

Menurut Ali, ada dua tersangka lagi yang kini dalam pengejaran. Mereka berinisial SK dan CAN yang diduga kuat merupakan otak dari aksi pembunuhan sadis tersebut.

"Motifnya SK ini dendam dengan korban karena menolak untuk diajak menikah,"jelasnya.

Untuk ketiga tersangka, polisi mengenakan Pasal 340 juncto Pasal 55 KUHP subsider 338 juncto 55 KUHP dan Pasal 285 tentang pembunuhan disertai pemerkosaan dengan ancaman hukuman mati.

(Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved