Breaking News:

5 Bulan Insentif Guru MDA di Kampar Tak Cair, FKDT Sesalkan Kemenag Ingkari Kesepakatan di DPRD

Polemik insentif Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kampar berkepanjangan karena tak kunjung dicairkan sampai 5 bulan

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi. 5 bulan insentif guru MDA di Kampar tak cair, FKDT Kampar sesalkan hal ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Polemik insentif Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kampar berkepanjangan karena tak kunjung dicairkan sampai lima bulan.

Sekretaris Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kampar, Zulfahmi menyayangkan sikap Kementerian Agama Kampar yang seakan ingkar dengan kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kampar.

Komisi II DPRD Kampar telah menggelar RDP atau hearing untuk memfasilitasi penyelesaian polemik ini.

Buntutnya, puluhan guru MDA mendatangi Kantor Kemenag Kampar di Jalan Jend DI Panjaitan, Bangkinang, Selasa (13/7/2021).

Mereka mempertanyakan nasib mereka dan insentif yang belum diterima.

Zulfahmi menjelaskan, guru MDA sebanyak 147 orang tidak tercatat dalam daftar penerima insentif tahun 2021.

Sehingga hampir dipastikan, mereka tidak akan menerima honor tahun ini.

Menurut Zulfahmi, hilangnya nama 147 orang itu karena ulah Kemenag.

Ia menuding Kemenag telah mengubah daftar penerima secara sepihak tanpa mengkonfirmasi FKDT terlebih dahulu.

"Kemenag bilang tidak ada urusan FKDT di sini. Mereka mau mengabaikan FKDT," ungkap Zulfahmi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved