Breaking News:

Pelalawan

Dilanda Hujan Lebat 3 Hari Berturut-turut, BPBD Pelalawan Sebut Kondisi Sungai Masih Aman

Abu Bakar menyebutkan, akibat dilanda hujan ketinggian permukaan beberapa sungai di Pelalawan menunjukkan kenaikan meskipun tidak signifikan.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Facebook Info kejadian Pelalawan
Kawasan pemukiman tergenang air di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan pertengahan Juni lalu akibat hujan lebat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Tiga hari belakangan ini wilayah Kabupaten Pelalawan Riau dilanda hujan yang terjadi hampir merata di semua kecamatan.

Hujan yang turun dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat.

Potensi turunnya hujan masih terjadi hampir setiap hari berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru.

Hujan turun tidak menentu mulai dari pagi hari atau kadang pada malam hingga subuh. 

"Hari ini masih ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sampai malam nanti," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (13/07/2021).

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE (Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung)

Abu Bakar menyebutkan, akibat dilanda hujan ketinggian permukaan beberapa sungai di Pelalawan menunjukkan kenaikan meskipun tidak signifikan.

Air hujan yang turun kembali mengisi wilayah perairan yang sempat kering karena musim kemarau.

Demikian juga dengan rawa gambut yang sebelumnya minim air, kembali terisi. 

Hujan tersebut belum menimbulkan banjir dan genangan air di wilayah bantaran sungai-sungai besar, khususnya daerah yang menjadi langganan banjir.

Diantaranya Kecamatan Ukui, Langgam, Pelalawan, Teluk Meranti, dan sebagian Pangkalan Kerinci.

"Kalau banjir masih aman dan belum ada laporan sampai saat ini. Karena sebelumnya sempat kering," tandas Abu Bakar.

Meski demikian, Abu Bakar mengimbau seluruh aparat desa dan kecamatan untuk terus memantau kondisi wilayahnya mengingat cuaca yang belum menentu saat ini.

Karena pekan lalu sempat terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah pesisir, tetapi hujan turun di wilayah lain. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved