Breaking News:

Kaki Dapat 58 Jahitan, Ini UPDATE Kondisi Kesehatan Warga Pelalawan yang Diserang Harimau

Update kondisi kesehatan warga Pelalawan yang diserang harimau, kaki mendapat 58 jahitan

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Update kondisi kesehatan warga Pelalawan dari Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar setelah diserang harimau, kaki mendapat 58 jahitan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUALA KAMPAR - Update kondisi kesehatan warga Pelalawan yang diserang harimau, kaki mendapat 58 jahitan.

Warga Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar bernama Azmi (30) tersebut mulai pulih pada Selasa (13/07/2021), setelah tiga hari menjalani perawatan di Puskesmas rawat inap Kaula Kampar.

Azmi mengalami luka parah pada kedua kakinya setelah diserang harimau sumatera pada Sabtu (10/07/2021) pekan lalu di areal hutan.

Azmi digigit dan dicakar harimau saat mencari kayu di wilayah hutan Desa Teluk Lanus Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak yang berbatasan langsung dengan Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan.

Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan dan mengalami cidera serius pada kaki kiri dan kanan.

"Kondisinya mulai normal dan semakin pulih. Tinggal perawatan pada kakinya, agar semakin pulih," ungkap Kepala Puskesmas Kuala Kampar, Yan Beni Ayula S.Kep, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (13/07/2021).

Dikatakannya, setelah tiga hari mendapatkan perawatan dan penanganan tim medis di ruang rawat inap, kesehatan Azmi menunjukkan perkembangan yang bagus.

Luka pada kakinya terus dikontrol dan diobati tenaga kesehatan Puskesmas.

Pasalnya luka robek pada kaki kirinya sangat parah di bagian tulang kering hingga betis serta beberapa luka cakar hingga ke bagian telapak atas.

Sedangkan kaki kanannya terluka di bagian tumit lantara menendang Si Belang yang mencabik kaki kirinya.

"Total ada 58 Jahitan untuk menutup luka di kedua kakinya. Kita berharap korban segera pulih," tambah pria yang akrab disapa Beni ini.

Meski lukanya sangat parah dan mengeluarkan darah segar, Azmi tidak perlu diberikan tambahan darah selama perawatan. Lantaran kondisi fisiknya yang cukup kuat.

Padahal waktu sejak serangan harimau hingga dievakuasi ke Puskesmas sangat lama.

Korban bergelut dengan Datuk pada siang Hari Sabtu (10/07/2021), padahal ia baru tiba di Puskesmas pada Minggu (11/07/2021) dini hari.

Belum lagi menempuh jarak perjalanan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyerangan selama 3 jam lebih ke Desa Serapung, ditambah lagi 1 jam lebih dari Serapung ke Puskesmas Kuala Kampar di Pulau Penyalai.

"Melihat perkembangannya satu atau dua hari ini pasien sudah bisa pulang ke rumah. Dilanjutkan dengan perawatan di desa," tuturnya.

Di Desa Serapung, lanjut Beni, ada seorang bidan dan perawat yang siaga. Mereka yang akan memantau dan melanjutkan perawatan terhadap Azmi hingga sembuh total. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved