Breaking News:

Salat Idul Adha di Pekanbaru

Kelurahan Zona Hijau dan Kuning di Pekanbaru Salat Idul Adha di Masjid, Ini Kata Kanwil Kemenag Riau

Kanwil Kemenag menyerahkan kebijakan Salat Idul Adha di kelurahan yang berstatus zona kuning dan hijau penyebaran Covid-19 kepada Walikota Pekanbaru.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemendag) Riau, Mahyudin menyerahkan kebijakan Salat Idul Adha di kelurahan yang berstatus zona kuning dan hijau penyebaran Covid-19 kepada Wali Kota Pekanbaru. FOTO ILUSTRASI: Ratusan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H di halaman Masjid Al Mutaqin Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (13/5/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemendag) Riau, Mahyudin menyerahkan kebijakan Salat Idul Adha di kelurahan yang berstatus zona kuning dan hijau penyebaran Covid-19 kepada Wali Kota Pekanbaru.

Namun keputusan ini harus tetap dikoodinasikan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru.

"Itu kebijakan walikota, tapi harus diputuskan bersama, termasuk dengan MUI Kota Pekanbaru," kata Mahyudin, Selasa (13/7/2021).

Hingga saat ini ada lima kelurahan di Pekanbaru yang masuk zona hijau penyebaran Covid-19 kemudian 15 kelurahan zona kuning, dan 17 zona orange serta 46 zona merah.

Mahyudin menegaskan, untuk pelaksanaan malam takbiran, Salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban semua daerah harus mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) nomor 16 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, Salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban diluar wilayah PPKM Darurat.

Meski Kota Pekanbaru tidak masuk 15 kota di luar Pulau Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Darurat, pihaknya tetap meminta agar walikota tetap menjalankan kegiatan malam takbiran, Salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban sesuai surat edaran tersebut.

"Meskipun Riau tidak masuk dalam kategori PPKM Darurat, tetapi pelaksanaan malam takbiran, Salat Idul Adha dan penyelenggaraan kurban tetap mengacu pada SE Menag nomor 16 tahun 2021," katanya.

Mahyudin mengatakan, surat edaran tersebut memiliki tujuan dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang terus mengalami peningkatan dengan munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan lebih cepat menular.

Selain itu, surat edaran tersebut dikeluarkan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam penyelenggaraan Idul adha nanti.

"Untuk wilayah yang berada di luar pemberlakuan PPKM Darurat, salat hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M hanya dapat diselenggarakan pada daerah yang masuk Zona Hijau dan Zona Kuning berdasarkan ketetapan Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved