Breaking News:

Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Disdik Riau Dihentikan Kejati, Lho Kenapa? Ini Alasannya

Jaksa Pidsus Kejati Riau, menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan korupsi di Disdik Riau

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto mengatakan Kejati Riau menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan korupsi di Disdik Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Riau.

Dugaan rasuah yang dimaksud, adalah pengadaan media pembelajaran perangkat keras berbasis IT dan multimedia.

Sebelumnya jaksa penyidik sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara ini.

Mereka yaitu Hafes Timtim selaku mantan Kabid SMA Disdik Riau dan merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selanjutnya, dari pihak swasta, Rahmad Danil, yang merupakan Direktur PT Airmas Jaya Mesin (Ayoklik.com) Cabang Riau.

Mereka yang berstatus sebagai tahanan kota ini, dinilai bertanggung jawab atas proyek bermasalah senilai Rp23 miliar lebih tersebut.

Adapun alasan atau pertimbangan jaksa menghentikan penyidikan kasus ini, dikarenakan tersangka sudah mengembalikan kerugian keuangan negara.

Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto saat dikonfirmasi menjelaskan, anggaran media anggaran berbasis IT dan multimedia untuk jenjang SMA, berdasarkan kontrak nomor: 420/Disdik/2/.3/2018/2121 tanggal 18 Juli 2018, nilainya yaitu sebesar Rp23 miliar lebih.

Nilai pekerjaan bersih yang diterima penyedia berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sejumlah Rp21 miliar lebih.

"Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Provinsi Riau atas dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan ini," urai Raharjo, Selasa (13/7/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved