Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Warga Binaan Lapas Tembilahan Dilatih Jadi Barista Hingga Kelola Cafe Wadai

Pihak Lapas menghadirkan Armen Tim selaku mentor yang akan melatih WBP untuk dapat menjadi Barista handal yang dapat meracik kopi dengan baik dan

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Berbagai inovasi terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Lapas menginsiasi Cafe Wadai Lapas Tembilahan (Lapaste) sebagai tempat mengakses informasi yang bisa dimanfaatkan oleh WBP.

Uniknya, Cafe Wadai yang merupakan singkatan “Wadah dapat informasi” ini akan di kelola oleh WBP Lapas Tembilahan.

WBP Lapas langsung turun menjadi barista atau peracik kopi dan minuman lainnya di cafe ini.

Tidak main – main,  Lapas Tembilahan telah menggelar “Barista Training” bagi WBP yang nantinya akan menjadi Barista, Kamis (8/7/21).

Pihak Lapas menghadirkan Armen Tim selaku mentor yang akan melatih WBP untuk dapat menjadi Barista handal yang dapat meracik kopi dengan baik dan benar serta menu minuman lainnya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Tembilahan Julianto Budhi Prasetyono menuturkan, Cafe Wadai bertujuan agar WBP memiliki kemampuan (soft skills) yang mumpuni sebagai bekal di masa akan datang.

“Sehingga apabila telah menyelesaikan hukuman pidana di Lapas Tembilahan, WBP memiliki modal berupa kemampuan untuk bekerja dan berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari baik untuk diri sendiri maupun keluarga,” ungkap Kalapas, belum lama ini.

Selain itu, nantinya di Cafe Wadai akan terdapat layanan self-services dan wartel yang bisa diakses oleh WBP sesuai aturan yang disepakati.

“Di Cafe Wadai ini WBP bisa mendapat informasi penahanan ataupun untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga melalui Wartel Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas),” imbuhnya.

Julianto berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan sebaiknya – baik oleh WBP Lapas Tembilahan sehingga bisa membentuk karakter yang lebih baik dikemudian hari.

“Diluar khususnya Tembilahan ini kan memang lagi 'booming' cafe dan kopi, ini sebagai modal bagi WBP, bagi yang memiliki passion di bidang perkopian, kembangkanlah ilmu ini. Semoga WBP kita bisa ikhtiar dan menerapkan ilmu ini sehingga sukses di luar,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved