Breaking News:

Tak Hanya Guru MDA, Insentif Vaksinator Covid-19 di Kampar Juga Belum Dibayar

Tunggakan pembayaran insentif bukan saja dialami para guru MDA di Kampar, tenaga vaksinator Covid-19 juga belum menerima haknya.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi - Tunggakan pembayaran insentif bukan saja dialami para guru MDA di Kampar, tenaga vaksinator Covid-19 juga belum menerima haknya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tunggakan pembayaran insentif bukan saja dialami para guru MDA di Kampar, tenaga vaksinator Covid-19 juga belum menerima haknya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Rahmat mengakuinya.

Tetapi ia belum memberi keterangan lebih rinci soal pembayaran honor vaksinator.

"Iya, belum. Dalam proses," katanya Rahmat singkat melalui pesan Whatsapp kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (14/7/2021) pagi.

Informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, insentif vaksinator belum dibayarkan sejak Januari 2021.

Pada awal program vaksinasi Covid-19 nasional dimulai di Kampar.

Padahal, vaksinator bekerja setiap hari selama vaksin tersedia. Pemerintah Kabupaten Kampar bahkan meluncurkan dua bus vaksinasi keliling. Ada sekitar 350 tenaga vaksinator di Kampar.

5 Bulan Insentif Guru MDA di Kampar Tak Cair, FKDT Sesalkan Kemenag Ingkari Kesepakatan di DPRD

Polemik insentif Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kampar berkepanjangan karena tak kunjung dicairkan sampai lima bulan.

Sekretaris Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kampar, Zulfahmi menyayangkan sikap Kementerian Agama Kampar yang seakan ingkar dengan kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kampar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved