Breaking News:

Video Berita

Video: Disdik Riau Janji Tindak Jika Ada Jual Beli Kursi Saat PPDB

Adanya dugaan permainan yang masih terjadi dan pelanggaran zonasi serta persoalan penumpang gelap setelah PPDB dilaksanakan.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi V DPRD Riau akhirnya melakukan rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan terkait evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Riau untuk SMA dan SMK Rabu (14/7/2021).

Ketua panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Dasril didampingi sejumlah pejabat lainnya menghadiri RDP tersebut.

Ketua Komisi V Eddy Mohd Yatim bersama anggota Komisi V lainnya mempertanyakan adanya sejumlah aduan masyarakat ke Dinas Pendidikan.

Termasuk adanya dugaan permainan yang masih terjadi dan pelanggaran zonasi serta persoalan penumpang gelap setelah PPDB dilaksanakan.

Eddy Yatim mengatakan pihaknya ingin menyamakan persepsi dengan Dinas Pendidikan soal PPDB, sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan nantinya.

"Jadi harus ada solusi bagi masyarakat yang menemui masalah dalam PPDB itu, misalnya bila tidak berterima pada sekolah zonasinya, maka ada lintas zonasi yang tentunya pada sekolah yang masih kurang kuota,"ujar Eddy Yatim.

Dengan demikian tidak ada lagi masyarakat yang tidak bersekolah karena kebijakan tersebut, pihaknya juga meminta jangan sampai memunculkan masalah-masalah baru nantinya. Termasuk hal yang sering terjadi jual beli kursi.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB Dasril mengatakan, pihaknya berjanji akan menelusuri dan menindaklanjuti jika ada jual beli kursi saat PPDB.

"Kalau memang ada, kami akan telusuri dan tindaklanjuti," ujar Dasril kepada tribunpekanbaru.com Rabu (14/7/2021).

Dasril juga meminta masyarakat melaporkan dan memberikan bukti dan data jika mengetahui ada praktik jual beli saat PPDB.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved