Breaking News:

Video Berita

VIDEO: KTH di Inhil Terima Bantuan Bibit Mangrove Dari BRGM, Gubri Berpesan Jaga Dan Pelihara

Menurut Gubri, Pemerintah sangat berharap dukungan, kerjasama dan komitmen bersama untuk mewujudkan pemeliharaan mangrove

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM-– Gubernur provinsi Riau (Gubri) Drs H Syamsuar berpesan untuk menjaga dan memelihara bibit pohon mangrove yang diberikan Badan Restorasi Gambut Dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia (RI).

Hal ini ditekankan Gubri Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang sudah dipercaya oleh pemerintah menerima bantuan bibit mangrove.
Bantuan bibit mangrove ini merupakan kegiatan padat karya percepatan rehabilitasi mangrove BRGM RI di Kabupaten Inhil seluas 2.279 Ha.

Bibit ini nantinya akan dikerjakan oleh 41 KTH dan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa bibit Mangrove yang ditanam 6.837.000 batang selama 95.900 Hari orang kerja (HOK).

“Mudah-mudahan dengan ada program ini, kedepannya kita bisa lagi melihat mangrove yang ditanam dengan tumbuh kembang di Desa Sungai Bela. Suatu saat kami hadir lagi bisa melihat tanaman ini dengan keindahan yang kita lihat saat ini,” ungkap Gubri disela kunjungannya ke Inhil saat melaksanakan penanaman bibit mangrove secara simbolis di Pantai Terumbu Mabloe, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra, Inhil, Rabu (14/7/21).

Menurut Gubri, Pemerintah sangat berharap dukungan, kerjasama dan komitmen bersama untuk mewujudkan pemeliharaan mangrove sesuai dengan program pemerintah dalam pemeliharaan mangrove ini.

“Karena itu sekarang ada lembaga menangani yang disebut BRGM. Mereka sudah mempersentasikan di hadapan kami adanya program penanaman mangrove di seluruh Riau ini,” tutur Gubri.

Khususnya di Riau ini, menurut Gubri banyak sekali daerah pesisir Riau yang mengalami abrasi disebabkan oleh gelombang atau ombak akibat rusaknya mangrove.

“Ini tentunya menjadi komitmen pemerintah dalam rangka memulihkan ekosistem sekaligus lingkungan dan ekonomi. Kami sudah memaklumi bahwa program ini dalam rangka untuk menjaga pantai dari abrasi air laut,” imbuh Gubri.

Terakhir Gubri berharap program ini tetap di lanjutkan sehingga daerah pesisir yang mangrovenya rusak bisa pulih kembali dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya mangrove ini akan membuat banyak ikan, udang termasuk kepiting hidup dan berkembang. Sehingga usaha perikanan bisa tumbuh kembali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Untuk diketahui, penanaman bibit magrove secara simbolis juga dilakukan oleh Kepala Dinas Lingkungan hidup dan kehutanan provinsi Riau, Bupati Inhil HM Wardan, Ketua DPRD Inhil Dr H Ferryandi, Dandim 0314/Inhil Letkol Imir Faishal, perwakilan Polres Inhil, Kejari Inhil, Ketua Ikatan Duanu Riau (IKDR) Hasanuddin, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Indragiri Rokan, BRGM, Kepala PKH Mandah.
Sementara itu, peninjauan persemaian dan penanaman mangrove di KTH Jaya Abadi Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra, Inhil dalam rangka Kegiatan Padat Karya Percepatan Rehabilitasi Mangrove -BRGM RI Bibit dilokasi Desa Sungai Bela sebanyak 600.000 batang luas tanam di desa sungai Bela sebanyak 100 Ha oleh KTH Jaya Abadi dan KTH Terumbu Barau.

( Tribunpekanbaru.com /T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved