Breaking News:

Aksi Pria Mengamuk Tenteng Parang di Kampar,Dipicu Penamparan di Musyawarah Suku Piliang

Ada penamparang sulut emosi Tarwis hingga pria itu mengamuk sambil menenteng di musyawarah Suku Piliang yang ditaja Pemdes Senama Nenek

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
foto/istimewa
Pria mengamuk bawa parang di Kampar, Riau. Peristiwa itu terjadi di acara musyawarah Suku Piliang yang ditaja oleh Pemerintah Desa Senama Nenek. 

"Memang ada mengacungkan parang," kata Era.

Ia tidak menampik perbuatan Tarwis mengandung unsur pelanggaran Undang-undang Darurat yang bukan termasuk delik aduan.

Tetapi ia belum melakukan penindakan secara pidana.

Pihaknya sedang mengupayakan penyelesaian perselisihan antar pihak dengan jalan kekeluargaan.

Ia menawarkan mediasi yang difasilitasi Polsek Tapung Hulu dan dijadwalkan pada Jumat (16/7/2021).

"Kalau nanti tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan, kita siap menerima laporan para pihak," kata Era.

Ia berharap ada titik terang penyatuan masyarakat Suku Piliang karena masih berkerabat satu sama lain.

Era belum bisa menyimpulkan jika perselisihan masyarakat adat dipicu oleh sengkarut Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) dalam pengelolaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sebanyak 1.385 persil dari ketetapan Presiden.

Meski ia mengakui, KNES sedang berpolemik yang ditandai dengan aksi pendudukan lahan anggotanya yang tak lain adalah pemilik TORA. Anggota menilai KNES tidak transparan dalam bagi hasil dan belum pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

"Kita belum melihat itu (kaitan aksi pria berparang dengan polemik KNES)," ujar Era.

Terkait KNES, Polsek telah memediasi para pihak.

Dari mediasi disepakati bahwa para pihak akan menemui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kampar pada Senin (19/7/2021) depan.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved