Breaking News:

Tarik Kayu Ilegal Pakai Kapal,Ditpolair Polda Riau Limpahkan 2 Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari

Kasus kayu ilegal yang ditarik pakai 6 kapal di perairan Kepulauan Meranti Riau kini proses hukumnya berlanjut

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi langsung memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers kasus kayu ilegal, beberapa waktu lalu. 2 tersangka kini dilimpahkan ke Kejaksaan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus kayu ilegal yang ditarik pakai 6 kapal di perairan Kepulauan Meranti Riau kini proses hukumnya berlanjut. 2 tersangka dan barang bukti dilimpahkan Ditpolair Polda Riau ke Kejari.

Penyidik Gakkum Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau telah melimpahkan dua tersangka kasus illegal logging atau pembalakan liar dan barang bukti ke kejaksaan.

Adapun kedua tersangka yakni LS alias Hotang dan SZ alias Wawan.

Sedangkan, barang bukti berupa dua unit kapal motor tanpa nama, 70 meterkubik kayu olahan meranti campuran serta dua unit handpone.

Proses tahap II ini dilakukan setelah sebelumnya berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa.

"Untuk berkas tersangka LS dan SZ sudah P-21. Mereka telah menjalani tahap II (tersangka dan barang bukti diserahkan ke JPU, red)," kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Riau, AKBP Wawan Setiawan, Kamis (15/7/2021).

Diungkapkan Wawan, pelaksanaan tahap II dilakukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti.

Hal ini dikarenakan locus delicti atau tempat kejadian perkaranya, ada di wilayah Kota Sagu tersebut.

"Tahap II-nya dilakukan pada 8 Juli lalu," terang Wawan.

Dalam kasus serupa namun berkas terpisah, ada 5 tersangka lagi yang juga ditangkap.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved