Breaking News:

Awalnya Digigit Lipan,Bayi 15 Bulan di Inhil Derita Panas 3 Bulan, Kondisinya Miris Tinggal Tulang

Awalnya digigit lipan, bayi berusia 15 bulan di Inhil Riau menderita demam panas selama 3 bulan. Ditambah gizi buruk, kini kondisinya memprihatinkan

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
A Sukur, bayi 15 bulan di Inhil yang menderita gizi buruk hanya bisa terbaring lemah, awalnya digigit lipan lalu menderita panas selama 3 bulan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Awalnya digigit lipan, bayi berusia 15 bulan di Inhil Riau menderita demam panas selama 3 bulan. Ditambah gizi buruk, kini kondisinya tinggal tulang berbalut kulit.

Bayi berusia 15 bulan yang bernama A Sukur itu hanya bisa tergolek lemah.

Tubuhnya seolah tak memiliki tenaga, hanya bisa terbaring lemah tak berdaya.

Badannya kurus kering tinggal tulang, pertumbuhannya tak seperti anak seusianya.

Kondisi bayi asak Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil ini kian parah karena keluarga tidak memiliki biaya untuk merawat dan mengobatinya secara serius.

Orangtuanya hanya pekerja kebun, dan Sukur merupakan anak ke-8 dalam keluarganya.

Melihat kondisi badan Sukur, siapa saja yang melihatnya akan trenyuh dan tak tega.

Badan Sukur terlihat kurus kering dan hanya kulit yang membungkus tulang.

Sukur yang sering sakit-sakitan ditambah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, membuat pertumbuhannya terhambat.

Dia tidak bisa melaukan hal-hal yang biasanya dilakukan anak-anak normal seusianya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved