Liga Italia
Diburu Inter Milan, Kiper Ini Malah Mendarat di AS Roma, Jose Mourinho Sumringah
Smpat jadi buruan Inter Milan, pealatih berusia 33 tahun ini malah mendarat di AS Roma. Ia menjadi rekrutan pertama di rezim Jose Mourinho
TRIBUNPEKANBARU.COM- Sempat menjadi buruan Inter Milan, kiper ini sekarang mendarat di markas AS Roma.
Ia menjadi rekrutan pertama diera Jose Mourinho.
Kiper asal Portugal tersebut akan mengisi lini utama AS Roma untuk mengarungi Liga Italia musim depan.
Jose Mourinho memang terus melakukan pembehahan pada skuatnya setelah mendapat kepercayaan menjadi pelatih tim Ibukota.
Baca juga: Liga Italia: Mendarat di Milan, Olivier Giroud Hari Ini Cek Kesehatan Sebelum Berseragam AC Milan
Baca juga: Transfer Mengejutkan Inter Milan Sebelum Liga Italia Bergulir, Pemain Tengah Ini Jadi Incaran
Beberapa pemain masuk dalam radar AS Roma guna membentuk tim yang solid.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pada posisi palang pintu alias kiper.
Usia kiper yang didapatkan AS Roma ini memang sudah tidak muda lagi.
Namun siapa sangka, sang kiper dulunya adalah buruan utama Inter Milan.
Namun ia gagal masuk ke Giusepe Meazza hingga kini deal dengan AS Roma.
Tentu saja kehadiran sang kiper akan memberikan tambahan tenaga bagi tim Srigala.
Mourinho punya rencana besar dengan AS Roma hingga ia mau menerima pinangan klub LIga Italia tersebut.
Kedatangan sang kiper membuat Jose Morinho Sumringah
Rekrutan Pertama
Rekrutan pertama Jose Mourinho di AS Roma ialah Rui Patricio, kiper yang gagal dibawanya ke Inter Milan 13 tahun silam. Siklus transer itu tuntas pada 2021.
Rezim Jose Mourinho sebagai pelatih AS Roma sudah dimulai dan dia pun mengesahkan rekrutan pertamanya buat I Lupi (Serigala).
Pemain baru yang dimaksud ialah Rui Patricio, kompatriot Mourinho asal Portugal.
Kiper berusia 33 tahun itu dicomot dari klub Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers.
Patricio ditebus Roma di bursa transfer musim panas ini seharga 11,5 juta euro plus bonus.
Ia meneken kontrak tiga tahun bersama klub peringkat 7 Liga Italia 2020-2021.
Baca juga: Liga Italia: AC Milan Beruntung, Real Madrid Rela Pinjamkan Brahim Diaz selama Dua Tahun
Baca juga: Update Transfer Liga Italia, Datangkan Olivier Giroud, AC Milan Tambah Koleksi Pemain Tua
"Saya bahagia berada di sini. Ini kesempatan bagi saya untuk berkembang, belajar, dan meningkatkan kualitas di klub, di mana saya bisa bersaing meraih gelar," ujar Patricio kepada Roma TV.
"Tentu saja saya sangat senang saat mendengar Roma tertarik (kepada saya)."
"Saya tak sabar untuk datang ke sini karena menginginkan tantangan baru."
"Saya ingin melakukan yang terbaik, membantu klub memenangi banyak hal," lanjut kiper nomor satu timnas Portugal, seperti dikutip BolaSport.com dari situs klub.
Lebih detail, Patricio sangat menantikan sentuhan Jose Mourinho secara langsung.
"Dia tentu salah satu yang terbaik di dunia. Adalah sebuah mimpi bagi pemain mana pun untuk dilatih oleh dia," tutur sang kiper memuji Mourinho.
Wajar bila Patricio begitu antusias bermain di bawah arahan Mourinho.
Hal tersebut adalah sesuatu yang gagal dia nikmati 13 tahun silam.
Kepindahan Patricio ke AS Roma ibarat mengakhiri siklus transfer dirinya untuk gabung tim asuhan Mourinho.
Kisahnya, Rui Patricio dilaporkan sempat masuk radar Mourinho kala sang pelatih menukangi Inter Milan pada 2008.
Mourinho ketika itu bersiap menjalani musim perdananya di Liga Italia bersama Inter.
Mou butuh back-up untuk Julio Cesar jika pelapisnya, Francesco Toldo, hengkang pada musim panas 2008.
Kriteria yang dicari ialah seorang penjaga gawang muda, tapi memiliki jam terbang lumayan tinggi dan bakat potensial.
Patricio diapungkan media sebagai salah satu kandidatnya.
Baca juga: Update Transfer Liga Italia, Datangkan Olivier Giroud, AC Milan Tambah Koleksi Pemain Tua
Baca juga: Blak-blakan, Hakan Calhanoglu Beber Alasan Khianati AC Milan, Ternyata Ini yang bikin Ia Tak Nyaman
Saat itu, dia masih berusia 20 tahun dan sudah reguler membela klub top Portugal, Sporting CP.
Namun, tak ada manuver lanjutan buat transfer Patricio ke Inter karena Toldo sendiri memutuskan bertahan.
Selain itu, harga 20 juta euro yang dipatok Sporting buat Patricio terbilang mahal buat ukuran kiper pelapis.
"Ini adalah kali pertama saya bekerja dengannya," ujar kolektor 97 caps timnas Portugal tersebut.
"Bekerja dengan Mourinho tentu sebuah nilai plus, jadi tentu saja itu menyenangkan," imbuhnya.
Demikian informasi kiper yang jadi buruan Inter Milan malah mendarat di AS Roma. (*)
Sumber BolaSport.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jose-mourinho-pelatih-anyar-as-roma.jpg)