Breaking News:

CPNS Kampar

Hati-hati Kabar Hoax CPNS Kampar 2021, Cek Faktanya Tahun Ini Tidak Buka Penerimaan CPNS

epala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Zulfahmi memastikan Pemkab Kampar tidak membuka penerimaan CPNS 2021

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
istimewa
Suasana ujian SKB CPNS Pemkab Inhil formasi 2019 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Minggu (11/10/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil sedang berlangsung.

Informasi tentang penerimaan CPNS di Kampar berseliweran di jagat maya.

Sejumlah informasi penerimaan CPNS tersaji di portal tidak resmi.

Situs tersebut menyampaikan informasi tentang jadwal pendaftaran, persyaratan dan tahapan seleksi.

Informasi tersebut dipastikan hoaks setelah tribunpekanbaru.com mengkonfirmasi langsung ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Zulfahmi, Jumat (16/7/2021).

Zulfahmi memastikan Pemkab Kampar tidak membuka penerimaan CPNS 2021.

Baca juga: UPDATE Info CPNS 2021, Ini 10 Instansi yang Masih Sepi Peminat, Ada yang Masih Nol Pelamar

Baca juga: Update CPNS 2021, Segera Bikin Akun Pendaftaran CPNS dan PPPK Tahun 2021 di sscasn.bkn.go.id

Ia mengatakan, Pemkab Kampar memang sempat menyusun penerimaan sekitar 600 formasi. Tetapi batal.

"Tahun ini Kampar tidak membuka (penerimaan) CPNS," tegas Zulfahmi.

Ia mengaku, batalnya penerimaan CPNS tahun ini karena keterbatasan anggaran.

Pemkab Kampar sedang mengalami kesulitan anggaran jika harus menambah beban gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru.

Menurut Zulfahmi, Pemkab Kampar sendiri yang mengusulkan pembatalan tersebut ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Menpan RB menyetujuinya.

Menpan RB mempersilakan penerimaan CPNS ditunda karena faktor ketidakmampuan anggaran. "Kemenpan RB bilang, ya sudah, nggak apa-apa," kata Zulfahmi.

Menurut Zulfahmi, penerimaan CPNS di Kampar akan dibuka tahun depan, 2022.

Formasinya berkemungkinan lebih banyak karena terakumulasi penundaan tahun ini.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved