Breaking News:

Krisis, Kamar Isolasi Covid-19 di 2 Rumah Sakit di Pelalawan Penuh, Hari ini Tambah 15 Pasien Baru

Krisis, kamar isolasi Covid-19 di 2 rumah sakit di Kabupaten Pelalawan sudah penuh

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Ruang isolasi Covid-19 di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Saat ini, kamar isolasi Covid-19 di 2 rumah sakit di Pelalawan sudah penuh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kondisi krisis, kamar isolasi Covid-19 di 2 rumah sakit di Kabupaten Pelalawan sudah penuh.

Kasus harian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau masih tinggi.

Pada Jumat (16/7/2021) penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 15 orang.

Alhasil, rumah sakit (RS) di Pelalawan kembali mengalami krisis kamar perawatan khusus pasien Covid-19 akibat penambahan pasien setiap hari.

Dari tiga rumah sakit rujukan pasien corona di Pelalawan, dua diantaranya telah penuh dengan pasien terkonfirmasi yakni RS Amelia Medika dan RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

"Untuk dua rumah sakit ini sudah penuh. Belum ada pasien yang sembuh atau keluar," terang juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, Jumat (16/7/2021) kepada Tribunpekanbaru.com .

Saat ini, harapan untuk penanganan pasien Covid-19 yang bergejala hanya pada RS Efarina Pangkalan Kerinci.

Ada 12 tempat tidur isolasi yang kosong setelah pihak manajemen menambah kapasitas ruang perawatan khusus corona.

Setiap pasien yang dirujuk ke RSUD atau Amalia Medika, langsung diarahkan ke Efarina.

Pekan depan, lanjut Asril, RSUD Selasih akan menambah 10 tempat tidur dengan memberdayakan kamar perawatan pasien untuk penyakit paru-paru.

Untuk bisa menampung lonjakan pasien yang setiap hari bertambah secara signifikan.

"Tenaga medis akan kita kerahkan dari Puskesmas untuk membantu yang sudah ada di RSUD," ujar Asril.

Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan ini menuturkan, pihaknya memastikan tidak ada pasien yang tidak ditangani jika dirujuk ke rumah sakit.

Ia mengimbau kepada semua pihak RS untuk tidak menolak pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved