Breaking News:

STUDI Temukan: Olahraga Minimal 22 Menit Setiap Hari Mengurangi Resiko Terpapar Covid-19

Sehingga para peneliti dapat mengelompokkan pria dan wanita berdasarkan aktivitas fisik yang mereka laporkan sendiri.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Firmauli Sihaloho
(SHUTTERSTOCK)
Olahraga mengenakan masker. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebuah studi observasional terhadap hampir 50.000 orang dewasa menemukan bahwa mereka yang memenuhi 150 menit aktivitas fisik sedang yang direkomendasikan setiap minggu lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal karena COVID-19 dibandingkan dengan orang yang lebih banyak duduk yang hampir tidak pernah berkeringat.

Studi Kaiser Permanente yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, menarik catatan anonim dari 48.440 orang dewasa California yang menggunakan sistem perawatan kesehatan Kaiser dalam dua tahun sebelum pandemi 2020.

Dan yang menarik dari data Kaiser adalah ia telah meminta pasien untuk memasukkan kebiasaan olahraga mereka sebagai tanda vital sejak 2009.

Sehingga para peneliti dapat mengelompokkan pria dan wanita berdasarkan aktivitas fisik yang mereka laporkan.

Kelompok yang paling tidak aktif mengatakan mereka berolahraga selama 10 menit atau kurang seminggu.

Lalu, kelompok yang paling aktif melaporkan bahwa Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS merekomendasikan 150 menit atau lebih aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu.

Para peneliti menganalisis data untuk melihat apakah ada korelasi antara seberapa banyak orang berolahraga secara teratur, dan apakah mereka didiagnosis dengan COVID-19 tahun lalu, serta tingkat keparahan penyakit mereka.

Dan mereka menemukan bahwa orang dewasa yang secara konsisten tidak aktif, berolahraga kurang dari 10 menit seminggu, memiliki risiko lebih besar untuk dirawat di rumah sakit.

Masuk ke unit perawatan intensif (ICU) dan kematian akibat COVID-19 daripada orang-orang yang secara konsisten memenuhi pedoman aktivitas fisik.

Secara khusus, kelompok yang paling tidak aktif dirawat di rumah sakit hampir dua kali lipat dari kelompok yang paling aktif.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved