Breaking News:

Liga Italia

Hengkang ke Parma, Buffon Nilai Masa Depan Juventus bersama Allegri

Pemain berusia 43 tahun itu menghabiskan satu musim di Paris Saint Germain pada 2018/19, sebelum kembali ke Turin secara sensasional.

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Firmauli Sihaloho
MIGUEL MEDINA / AFP
Gianluigi Buffon saat laga Inter Milan vs Juventus, 2 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gialuigi Buffon dipastikan musim depan tak lagi membela Juventus.

Sang Legenda itu kembali ke klub pertamanya, Parma.

Akan tetapi, nama Buffon tentu akan selalu dikaitkan dengan Juventus.

Pemain berusia 43 tahun itu menghabiskan satu musim di Paris Saint Germain pada 2018/19, sebelum kembali ke Turin secara sensasional.

Setelah dua tahun tambahan di klub, pria Italia itu akhirnya kembali lagi ke mantan klubnya, menandatangani kontrak dengan Parma awal musim panas ini.

Pemenang Piala Dunia 2006 akan membantu Parma dalam upaya mereka untuk kembali ke papan atas secepat mungkin setelah finis di bagian paling bawah tabel Serie A musim lalu.

Meskipun demikian, Gigi pasti akan mengawasi setiap detail mengenai Nyonya Tua.

Baca juga: AC Milan Jor-joran Belanja Pemain Persiapkan Skuad Liga Italia Musim Depan, Sudah Kuras €60 Juta

Baca juga: Lini Serang Inter Milan Semakin Tajam di Liga Italia, Barcelona Bersedia Pinjamkan Philippe Coutinho

Mengharapkan klub itu kembali menemukan kesuksesan sekali lagi di bawah bimbingan Max Allegri.

“Juve memiliki semua kredensial untuk kembali memenangkan Scudetto. Tahun lalu kami memenangkan Coppa Italia dan Piala Super Italia, tetapi sering ada pembicaraan tentang kekecewaan karena ekspektasinya berbeda,” kata Buffon melansir Calciomercato.

“Sekarang mereka akan mencoba untuk memenangkan kejuaraan lagi dan tidak ada yang tahu Juventus lebih baik dari Allegri. Dia tahu apa yang diperlukan timnya untuk kembali ke puncak.”

Baca juga: Ramai Soal Foto Setya Novanto Bawa Handphone, Ini Penjelasan Ditjenpas Kemenkumham

Baca juga: Banyak Pejabat AS Percaya Covid-19 Bocor dari Lab Wuhan di China, Dirjen WHO Pun Mengatakan Ini

Sang kiper juga berbicara tentang mantan rekan setimnya, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, yang memimpin Italia dalam kampanye kemenangan Euro 2020.

“Tidak ada kejutan untuk Chiellini dan Bonucci, mereka adalah dua titik acuan dan setiap tim nasional membutuhkan pengalaman, soliditas, dan kepastian dari beberapa pemain.

“Verratti adalah seorang juara dan Jorginho berada di level tertinggi, tetapi bagi saya, dua kejutan itu pasti Chiesa dan Donnarumma.”

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved