Breaking News:

Nyaris Bentrok,Ratusan Warga Halangi Panen Akasia di PT WSSI,Pimpinan Dewan Langsung Turun ke Lokasi

Ratusan warga di kecamatan Koto Gasib nyaris bentrok di perkebunan PT WSSI Siak Riau.Pimpinan dewan langsung turun ke lokasi

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Masyarakat dan pihak perusahaan nyaris bentrok di PT WSSI mendapat pengawalan dari Polres Siak, Jumat (16/7/2021) sore. 

Selain itu juga meminta masyarakat tertib serta memakai masker.

“Jangan bentrok dengan pekerja, karena pekerja hanyalah perintah atasannya. Kami juga akan menggelar pertemuan dengan pihak PT WSSI serta asisten I Setdakab Siak. Masyarakat boleh menyaksikan di kantor camat Koto Gasib,” kata Azmi.

Azmi menggaransi, tujuannya sama dengan masyarakat agar Pemprov Riau mencabut Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) yang diterbitkan untuk PT WSSI itu.

Setelah menenangkan massa, maka tidak terjadi lagi cekcok antara masyarakat dengan pekerja PT WSSI.

Rombongan dewan meninggalkan lokasi serta menuju ke kantor camat Koto Gasib.

Setelah rombongan Ketua DPRD Siak jauh dari lokasi, terjadi kembali adu mulut antara masyarakat dengan sejumlah security perusahaan itu.

Masyarakat masih bersikeras untuk masuk ke lokasi pemananen akasia namun dihalang-halangi oleh sekuriti.

Semakin lama suasana semakin panas. Nyaris bentrok antara masyarakat dan pekerja.

Beruntung polisi cepat melerai dan mengajak kedua pihak sama -sama menahan diri.

Junaidi, warga Buatan II yang ikut dalam aksi itu mengatakan, sekuriti perusahaan itu memprovokasi masyarakat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved