Breaking News:

Tak Ada Zona Merah dan Oranye di Bengkalis, Pelaksanaan Salat Idul Adha Boleh Sesuai Prokes

Tak ada zona merah dan oranye di Bengkalis, pelaksanaan Salat Idul Adha boleh sesuai Prokes.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
.
Tak ada zona merah dan oranye di Bengkalis, pelaksanaan Salat Idul Adha boleh sesuai Prokes. FOTO ILUSTRASI - Pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha 1441 H, Jumat (31/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Tak ada zona merah dan oranye di Bengkalis, pelaksanaan Salat Idul Adha boleh sesuai Prokes.

Satgas Covid-19 Bengkalis memastikan pelaksanaan Salat Idul Adha di wilayah Bengkalis mengikuti petunjuk edaran Kementerian Agama.

Sudah ada pedoman dari Kementerian Agama terkait pelaksanaan ibadah Idul Adha.

Hal ini diungkap Sekretaris Satgas Covid-19 Bengkalis Ismail kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (18/7) siang.

Menurut dia, berdasarkan pedoman Kementerian Agama pelaksanaan ibadah Idul Adha bisa dilaksanakan di daerah daerah selain zona merah dan oranye.

"Daerah zona hijau dan kuning diperbolehkan melaksanakan ibadah Idul Adha, yakni pelaksanaan Salat Ied dan Takbir. Dengan aturan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat," tambahnya.

Menurut dia, untuk kabupaten Bengkalis sendiri sejauh ini sudah tidak ada lagi yang masuk dalam zona merah ataupun oranye.

Sebagian besar wilayah di Bengkalis sudah masuk zona hijau dan ada beberapa tempat masih kuning.

"Melihat zonasi yang ada pada umumnya seluruh wilayah Bengkalis bisa melaksanakan ibadah Idul Adha, seperti Solat Ied dan Takbiran. Pelaksanaan takbiran hanya diperbolehkan takbiran di tempat tidak takbiran keliling atau pawai, namun tentu sesuai dengan aturan protokol kesehatan," terangnya.

Untuk itu Satgas Covid-19 Bengkalis mengimbau pengurus tempat ibadah untuk memastikan betul protokol kesehatan diterapkan dengan ketat selama ibadah Idul Adha. Seperti pelaksanaan takbir harus dilaksanakan di masjid atau Musola tidak boleh secara pawai atau takbiran keliling.

"Untuk solat Ied di masjid kita minta patuhi protokol kesehatan, kapasitas masjid juga diatur separuh saja yang dibisa melaksanakan ibadah," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved